Dulohupa.id- Pemerintah Kabupaten Gorontalo berencana untuk kembali mengizinkan pembukaan pasar senggol. Terkait hal tersebut, Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo usai melakukan rapat bersama Forkopimda setempat mengungkapkan, nantinya pasar yang biasanya digelar di pertengahan Ramadhan itu, akan dibuka di setiap kecamatan di wilayah tersebut.
Meski begitu, tidak menutup kemungkinan bisa juga hanya perwakilan setiap wilayah saja. Sebab, Kabupaten Gorontalo sendiri terbagi lima wilayah yang kemungkinan bisa menjadi pusat pasar senggol. Yakni Limboto, Batudaa, Tibawa, Boliyohuto, dan Telaga.
“Kami berharap pasar senggol bisa tiap kecamatan ada. Tapi boleh saja tidak. Contohnya, wilayah Tibawa cs (sekitarnya) dipusatkan di Isimu, kemudian Batudaa cs berada di Bongomeme, itu bisa saja dilakukan. Tapi itu kita harus atur benar, dengan catatan ada pemohon, sehingga ada yang bertanggung jawab dan mengelolanya,” ungkap Nelson.
Lebih lanjut kata Nelson, dengan pembukaan pasar senggol tersebut, kemungkinan para pedagang harus mematuhi prosedur kesehatan. Bisa saja harus divaksin untuk para pedagang yang akan berjualan di pasar senggol nanti.
“Pelaksanaan pasar senggol di Kabupaten Gorontalo akan dilakukan secara serentak pada pertengahan bulan ramadhan. Itu dilakukan karena memulihkan kembali ekonomi kita dan untuk para pedagang, kalau bisa harus divaksin dan kalau perlu dilakukan swab test,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Roni Sampir mengatakan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten Gorontalo, untuk melakukan pendataan terhadap para pedagang yang akan berjualan di pasar senggol. Hal itu untuk memudahkan pihaknya dalam mendata dan mudah jika harus melakukan vaksinasi ataupun swab test.
“Kami dari dinas kesehatan akan berkoordinasi dengan dinas perindag untuk melakukan pendataan kepada para pedagang pasar senggol, yang siap akan divaksin. Dan kami siap diundang kapan saja dan alangkah baiknya tempat pelaksanaannya akan dipusatkan di Shopping Centre Limboto,” tutup Roni.
Reporter: Fandiyanto Pou











