Dulohupa.id – Pemerintah berkomitmen mempercepat perbaikan infrastruktur pendidikan di seluruh tanah air. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa target renovasi sekolah akan meningkat tajam pada tahun ini guna mengejar target tuntas di tahun 2028.
Hal tersebut disampaikan Presiden saat meninjau langsung hasil revitalisasi sekolah dan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 1 Cilacap, Jawa Tengah, pada Rabu (29/4/2026).
Presiden menjelaskan bahwa pemerintah terus menaikkan skala program renovasi sekolah secara signifikan. Jika pada tahun 2025 pemerintah berhasil memperbaiki 17.000 sekolah, maka pada tahun 2026 ini target tersebut melonjak menjadi 70.000 sekolah.
”Pemerintah akan terus memperluas dan mempercepat program renovasi sekolah. Dari 17.000 sekolah pada tahun 2025 lalu, menjadi 70.000 sekolah tahun 2026 ini,” ujar Presiden Prabowo.
Langkah akselerasi ini merupakan bagian dari peta jalan pemerintah untuk memastikan seluruh sekolah di Indonesia dalam kondisi layak pada dua tahun ke depan.
“Targetnya seluruh sekolah di Indonesia rampung diperbaiki pada tahun 2028,” tambahnya.
Khusus untuk wilayah Provinsi Jawa Tengah, intervensi pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menunjukkan hasil nyata sepanjang tahun 2025.
Tercatat sebanyak 1.782 sekolah di Jawa Tengah telah selesai direnovasi dengan total anggaran mencapai hampir Rp1,5 triliun. Perbaikan ini mencakup berbagai jenjang pendidikan dengan rincian sebagai berikut:
SD: 759 sekolah
SMP: 479 sekolah
SMK: 179 sekolah
SMA: 124 sekolah
PAUD: 131 sekolah
SLB: 39 sekolah
SKB: 35 sekolah
Selain fokus pada fisik bangunan, dalam kunjungan kerja ini Presiden juga memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan efektif di lapangan. Sinergi antara perbaikan fasilitas pendidikan dan kecukupan gizi siswa diharapkan mampu menjadi pondasi kuat dalam menciptakan generasi emas Indonesia.











