Dulohupa.id – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Muara Tirta (MT) Kota Gorontalo mengungkap penyebab distribusi air PDAM ke Talumolo terganggu yang sempat menyebabkan air mengalir beberapa hari terkahir.
Menejer Teknik PDAM Kota Gorontalo, Ahmad Koem mengatakan, sebelumnya distribusi air mengalami gangguan usai dihubungi salah satu warga (pelanggan) pada Rabu kemarin.
Dirinya menjelaskan bair PDAM di sebagian wilayah Talumolo tak mengalir, disebabkan terjadi penyumbatan akibat banjir usai diguyur hujan deras beberapa hari ini.
Tutur Ahmad, pihaknya juga sempat menyalurkan air bersih menggunakan mobil tangki ke masyarakat Talumolo.
“Memang sempat terganggu, sekarang airnya sudah mengalir,” ucap Ahmad, Kamis (24/10/2024).
Menurut Ahmad, pihaknya selalu memberikan informasi kepada pelanggannya jika terjadi gangguan pada pendistribusian air PDAM.
“Apalagi kondisi seperti ini hujan, kita selalu menginformasikan, atau ada pemadaman listrik kita kasih informasi, atau ada pengurasan kita informasikan kepada pelanggan,” jelasnya.
Sebelumnya warga mengeluhkan dua hari air PDAM tak mengali di Lotu, Kelurahan Talumolo, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo. Bahkan, warga mengaku harus membeli air dengan harga tiga ribu hingga lima ribu untuk memenuhi keperluan rumah tangga.
Menurut warga, kondisi ini sering terjadi di wilayah tersebut saat hujan lebat melanda serta jika terjadi banjir.
“Ini pokoknya hujan sedikit, tidak ada air (tidak mengalir),” ujar salah satu warga, Saipul saat ditemui Dulohupa pada Kamis (24/10/2024) tadi.
Dirinya mengatakan bahwa harus menimba air bersih di rumah kerabat menggunakan bentornya.
“(mengangkut air mengungkapkan apa?) Iya, pakai bentor. (seberapa jauh tempat menimba?) Ada sekitar satu kilometer,” ucap Saipul.
Sejumlah warga, mengungkapkan cukup kesulitan dengan kondisi yang terjadi. Namun dari pengakuan, syukurnya kemarin air PDAM telah kembali mengalir.
“(bagaimana perasaannya setelah air kembali mengalir?) Iya sudah senang air sudah jalan,” tutur Saipul.
Menurut Saipul, air dirumahnya mulai mengalir sekitar pukul 03.00 wita dini hari, namun masih cukup pelan alirannya.
“Jam 3 ada ba tampung air, cuman menetes sedikit-sedikit, sampai jam 6 saya ada ba tampung itu,” pungkasnya.
Kata Saipul, air nanti kembali normal mengalirnya ke rumah-rumah warga nanti di siang hari tadi.
Reporter: Yayan












