Panitia Pilkades Se-Kabupaten Bone Bolango Ikut Bimtek Tata Cara Pencoblosan

oleh -191 Dilihat
Merlan Uloli
Wakil Bupati Merlan Uloli saat memberikan sambutan, Jumat (04/11/2022). Foto: Kris/Dulohupa

Dulohupa.id – Menjelang penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bone Bolango, seluruh panitia penyelenggara mengikuti Bimbingan teknis (Bimtek) terkait Tata cara pencoblosan, Jumat (04/11/2022).

Pelaksanaan Bimtek yang bertempat di Hotel Toewawa ini, merupakan sebuah implementasi dalam mewujudkan panitia Pilkades yang berkualitas dan profesional.

Kepala Dinas Pemerdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bone Bolango, Suleman Panigoro menyampaikan bahwa Pilkades serentak pada 23 Januari 2023 nanti akan terlaksana di 14 desa yang ada di Kabupaten Bone Bolango. Selain itu,terdapat sejumlah desa yang secara bersamaan akan melaksanakan Pilkades Antar Waktu, yang kepala desanya telah meninggal dunia sebelum akhir masa jabatan.

“Semua persoalan Pilkades kemarin terjadi karena banyak yang tidak paham dan belum menguasai peraturan tentang penyelenggaraan, tata kelola, pencalonan, pemilihan, penetapan, dan pelantikan kepala desa. Sehingga banyak persoalan yang timbul melalui ini,” tambahnya.

Ia juga memerintahkan kepada para panitia Pilkades agar benar-benar mampu menyampaikan peraturan terkait, mampu menjalankan dan mampu menerjemahkan bahkan mampu mengimplementasikannya kepada seluruh masyarakat. Seluruh panitia Pilkades harus menguasai peraturan yang ada.

Wakil Bupati Bone Bolango, Merlan Uloli saat memberikan sambutan menekankan agar seluruh panitia Pilkades dapat menjaga profesionalitasnya, bersikap netral dan tidak memihak sekalipun memiliki hubungan keluarga, kerabat maupun organisasi.

“Buktikan bahwa anda mampu melaksanakan tanggungjawab ini dengan sebaik-baiknya dan nanti tidak menutup kemungkinan bisa jadi KPU, jadi belajar dari yang kecil supaya bisa meraih hal yang besar,” Tegas Wabub Merlan Uloli.

Merlan Uloli juga menegaskan bahwa siapun yang terpilih nanti tetap menjadi saudara, sehingga semua panitia Pilkades harus tetap netral dalam penyelenggaraan Pilkades. Tetap menjaga profesionalitas demi pembangunan desa.

“Berikan masyarakat edukasi bagaimana memilih pemimpin di desa yang baik untuk memajukan desa. Komitmen bersama semua Stakeholder dalam mewujudkan Pilkades Serentak yang berkualitas, jadi semua harus komitmen untuk melaksanakan semua tahapan Pilkades dengan tertib, aman dan sesuai Undang-undang serta Panitia juga harus disiplin waktu,” Tutupnya.

Reporter: Kris/dulohupa