Scroll Untuk Lanjut Membaca
PERISTIWA

Mr Huang Disebut Danai Operasional Pertambangan Batu Hitam di Bone Bolango

299
×

Mr Huang Disebut Danai Operasional Pertambangan Batu Hitam di Bone Bolango

Sebarkan artikel ini
Batu Hitam Bone Bolango
Suasana sidang 4 WNA China dalam kasus pertambangan batu hitam ilegal di Pengadilan Negeri Gorontalo/Ist

Dulohupa.id – Mr Huang yang merupakan salah satu terdakwa kasus pertambangan batu hitam Ilegal di Bone Bolango disebut mendanai operasional aktivitas pertambangan.

Hal itu disebutkan saksi pelapor Irwanto dari Bareskrim Polri saat sidang di Pengadilan Negeri Gorontalo, dengan mendengarkan keterangan saksi terhadap sidang perkara yang melibatkan empat orang Warga Negara Asing (WNA) asal China yang didakwa melakukan aktivitas pertambangan di Kabupaten Bone Bolango, Selasa (25/10).

“Kami terima informasi dari masyakat terjadi penambangan tanpa izin Batu Galena atau Batu Hitam, kami pun mendapatkan surat perintah penyelidikan,” kata Irwanto saat memberikan kesaksian via online.

Ia menjelaskan, saat itu dibagi menjadi tiga tim, disana (Bone Bolango) mereka mendapati informasi lokasi penumpukan batu hitam.

“Kami mendapatkan keterangan bahwa lokasi penumpukan tersebut dimiliki saudara Anis Suleman, dari keterangan itu kami mendapati bahwa Mr Huang dan Mr Gan yang mendanai atau memberikan modal untuk aktivitas pengelolaan batu hitam tersebut,” urainya.

“Saat itu kami menanyakan soal dokumen perizinan yang mereka miliki, namun saudara Anis Suleman tidak dapat menunjukan dokumen tersebut,” beber saksi.

Saksi menjelaskan bahwa batu tersebut dari Bone Bolango dikirim ke wilayah Jawa melalui peti kemas ke perusahaan PT. Xingye Logam Indonesia.

Saat ini empat WNA asal China menjalani proses persidangan dengan nomor perkara 177/Pid.Sus/2022/PN Gto, dengan terdakwa yaitu Terdakwa 1 HUANG DINGSHENG Alias Mr. HUANG anak dari HUANG CHAOXI, terdakwa 2 CHEN JINPING Alias Mr. CHEN anak dari CHEN XI SHU.