Scroll Untuk Lanjut Membaca
INFO COVID-19PERISTIWA

Meski Sudah Kantongi Sertifikat Vaksin, Keluar Daerah Tetap Wajib Rapid Tes

60
×

Meski Sudah Kantongi Sertifikat Vaksin, Keluar Daerah Tetap Wajib Rapid Tes

Sebarkan artikel ini

Dulohupa.id-Sertifikat vaksin COVID-19 rupanya bukanlah menjadi jaminan untuk masyarakat bebas keluar masuk daerah. Sebab meski sudah mengantonginya, namun setiap warga tetap harus melakukan rapid test, untuk membuktikan bahwa dirinya memang negatif COVID-19.  

Hal itu turut ditegaskan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Yana Yanti Suleman, siang kemarin, Rabu (5/5). Menurutnya, aturan penggunaan sertifikat sebagai syarat keluar masuk daerah itu, belum disetujui oleh Kemenkes. Sebab, belum seluruh warga negara yang memenuhi syarat atau masuk dalam sasaran vaksinasi,” ungkap Yana.

Meski begitu, bukan tidak mungkin hal itu nantinya akan berlaku. Hanya saja saat ini belum. Apalagi, jumlah masyarakat yang sudah mengikuti vaksinasi saat ini belum mencukupi 75 persen dari populasi. 

“Hal tersebut di mungkinkan dilaksanakan, ketika indonesia sudah mencapai Herd Immunity kita sekitar 75 persen dari sasaran yang sudah ditentukan. Jadi kalau (jumlah warga) Provinsi Gorontalo sekitar 750 ribu, maka sekitar 75 persen yang harus sudah melaksanakan vaksinasi,” kata Yana.

Jubir satgas COVID-19, Triyanto Bialangi (kiri), Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Wahyu Tri Cahyon (tengah), Kadis Kesehatan Provinsi Gorontalo, Yana Yanti (kanan)/FOTO: Yusuf Konoli

“Itu pun, belum cukup di situ saja, tetapi dicek terlebih dahulu, setelah itu ada lagi tidak kejadian penularan Covid-19 di kalangan masyarakat. Ketika itu sudah dipastikan tidak ada lagi penularan, minimum sudah mencapai 75 persen sudah di vaksinasi, maka sertifikat itu sebagai keterwakilan dari meyakinkan bahwa Covid-19 sudah tidak ada lagi di daerah sendiri,” jelas Yana.