Dulohupa.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menegaskan pentingnya pengelolaan sumber daya alam (SDA) yang memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk kepentingan daerah. Pernyataan ini disampaikan saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) VI Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Gorontalo, Minggu (28/7/2025).
Bahlil menekankan bahwa sumber daya alam, khususnya sektor tambang dan minyak, harus benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan daerah agar masyarakat setempat menjadi tuan di negerinya sendiri.
“Daerah harus menjadi tuan di negerinya sendiri. Jangan masalah saja yang dikasih untuk daerah,” ujarnya.
Menteri ESDM juga mengungkapkan bahwa sudah memerintahkan Direktur Jenderal Mineral dan Batubara untuk segera memetakan wilayah pertambangan di Gorontalo yang akan dimasukkan dalam Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR).
Ia menambahkan bahwa sebelum menghadiri Musda, dirinya telah menghubungi Dirjen Minerba terkait rencana produksi tambang di Gorontalo pada 2026.
“IPR dan WPR yang ada akan segera kita inventarisasi. Wilayah yang sudah disetujui akan dipetakan ulang, terutama yang bermasalah. Kami ingin memisahkan mana yang bisa dimasukkan ke WPR untuk rakyat dan mana yang untuk perusahaan agar tidak terjadi masalah berulang,” jelas Bahlil.
Sementara itu, Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, mengungkapkan kondisi fiskal daerah yang masih lemah dengan anggaran sekitar Rp1,7 triliun. Ia menyatakan bahwa pemanfaatan sumber daya alam secara optimal dan efisien menjadi solusi untuk meningkatkan kondisi fiskal.
Gusnar menyambut baik kabar tambang di Pohuwato yang mulai beroperasi tahun depan dan berharap adanya dana bagi hasil yang signifikan. Ia juga menegaskan pentingnya pengelolaan tambang di wilayah timur Gorontalo secara maksimal dan meminta perhatian khusus dari Menteri ESDM.
Selain itu, Gusnar berharap dukungan Bahlil, yang juga Ketua Umum Partai Golkar, untuk mengalihkan kegiatan kementerian dan lembaga pusat ke Gorontalo. Menurutnya, hal ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Saya berharap ada pergeseran kegiatan kementerian dan lembaga ke Gorontalo agar masyarakat bisa merasakan langsung manfaatnya. Kita sepakat dengan DPRD bahwa uang tidak harus masuk ke APBD, yang penting uang itu sampai ke tangan rakyat. Rakyat akan senang jika banyak kegiatan pusat digelar di sini,” tutup Gusnar.
Reporter: Maya











