Melepas Hewan Ternak di Jalanan Pohuwato Akan Didenda 250 ribu

Dulohupa.id- Cukup banyak keluhan masyarakat Pohuwato terkait hewan ternak yang berkeliaran di jalanan. Kendati, wilayah tersebut secara hukum sudah memiliki Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2013 tentang Penertiban Hewan Ternak.

“Saya sebenarnya tidak terlalu pusing dengan hewan ini, cuman lama kelamaan mulai sering di jalan, apalagi di kawasan Blok Plan sini,” kata Andris warga Pohuwato yang ditemui Dulohupa.id belum lama ini.

Ia juga menyayangkan, tentang ketegasan pemerintah setempat terkait hewan lepas tersebut. Padahal iya sendiri memang tahu jika ada perda yang mengatur hewan ternak lepas tersebut, “Iya setahu saya ada(perdanya). Karena tahun kemarin saya pernah lihat satpol PP menertibkan hewan lepas ini, tapi sekarang sudah tidak ada lagi,” tambahnya.

Menanggapi keluhan masyarakat tersebut, Kepala Satpol PP Pohuwato, Sumitro Monoarfa mengatakan, akan mulai menindaklanjuti hal tersebut. Ia pun sepakat, bahwa memang hewan-hewan itu sudah mengganggu ketertiban lalu lintas di jalan dan tempat umum seperti kawasan perkantoran.

“Kami sudah bentuk tim dan kami lakukan pendataan terhadap pemilik ternak ini. Selanjutnya jika kedapatan hewan ini berkeliaran di kawasan Blok Plan  (Marisa), akan segera kami tangkap dan panggil pemiliknya,” kata Sumitro kepada Dulohupa.id, Kamis (14/1).

Sumitro juga menjelaskan, pihaknya akan menangkap hewan-hewan tersebut lalu memberinya kode. Jika kedapatan di jalanan lebih dari tiga kali, maka akan ada sanksi berupa denda uang tunai.

“Kalau sudah lewat tiga kali, akan kami berikan denda. Dalam perda itu biaya denda dari kisaran 150-250 ribu rupiah,” tegasnya.

“Untuk hewan kambing itu dendanya sebesar 150 ribu rupiah dan hewan sapi sebesar 250 ribu rupiah.”

Kata Sumitro juga, pihaknya dalam melakukan operasi penertiban hewan ternak lepas nanti mendapat dukungan dan bantuan dari pihak TNI.

“TNI (akan membantu) dalam menertibkan hewan lepas ternak nanti,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, pihaknya telah melakukan sosialisasi tentang hewan ternak lepas ini, hanya saja,  belum mendapatkan perhatian yang lebih dari warga.

“Untuk itu, saya sudah ingatkan kepada pemilik ternak dan masyarakat pada umumnya yang memiliki hewan ternak untuk tidak melepas hewannya lagi, karena mulai minggu depan kami akan rutin melakukan operasi penertiban hewan ternak lepas tersebut,” imbuhnya dalam wawancara.

Reporter: Zulkifli Mangkau