Bone Bolango – Kabupaten Bone Bolango masuk dalam jajaran 23 kabupaten/kota di tujuh provinsi yang menjalani audit surveillance ISO/IEC 27001 secara nasional. Audit tersebut menjadi bagian dari penilaian terhadap konsistensi penerapan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) dalam pengelolaan data administrasi kependudukan.
Proses surveillance dilaksanakan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Bone Bolango, Selasa (6/10/2026). Kegiatan ini melibatkan Tim Audit PT TSI (Tim Sertifikasi Internasional) bersama Tim PIAK Dukcapil Kementerian Dalam Negeri.
Kedatangan tim audit diterima langsung Kepala Dinas Dukcapil Bone Bolango, Oktavianus SW. Rahman. Ia didampingi Sekretaris Dinas Budiyanto Sahabu, Kepala Bidang PIAK Dudiyanto Pakaya, jajaran Dukcapil, serta tim Dinas Sosial dan Dukcapil Provinsi Gorontalo.
Tim audit terdiri atas Auditor Eksternal TSI Rakean Bagus dan M. Riki Darmayuda dari Tim SDMTIK Ditjen Dukcapil. Mereka melakukan penilaian terhadap penerapan sistem keamanan informasi yang mencakup kebijakan dan prosedur, pengelolaan risiko, keamanan teknologi informasi, hingga penerapan kontrol keamanan dalam pengelolaan data kependudukan.
Kepala Dinas Dukcapil Bone Bolango Oktavianus SW. Rahman menyambut baik pelaksanaan surveillance tersebut. Menurutnya, audit menjadi momentum untuk mengevaluasi kembali konsistensi sistem yang telah diterapkan sekaligus mengidentifikasi aspek yang masih membutuhkan penguatan.
“Kami menyambut baik proses surveillance ini. Ini menjadi kesempatan bagi kami untuk memastikan apa yang sudah berjalan tetap konsisten dan bagian-bagian yang masih perlu diperbaiki dapat segera ditingkatkan,” ujarnya.
Oktavianus menegaskan, digitalisasi administrasi kependudukan tidak cukup hanya menghadirkan layanan yang lebih praktis dan cepat bagi masyarakat. Transformasi digital juga harus dibarengi dengan kemampuan menjaga keamanan informasi, mengelola risiko, serta memastikan data masyarakat dikelola secara bertanggung jawab.
Menurutnya, hasil surveillance nantinya akan menjadi dasar bagi Dinas Dukcapil Bone Bolango untuk melakukan tindak lanjut dan penyempurnaan terhadap penerapan SMKI.
“Hasil surveillance selanjutnya akan menjadi bahan tindak lanjut bagi kami. Catatan dan rekomendasi dari proses audit akan digunakan untuk memperkuat penerapan Sistem Manajemen Keamanan Informasi secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Masuknya Bone Bolango dalam pelaksanaan surveillance bersama 22 kabupaten/kota lainnya dinilai menjadi bagian penting dari upaya menjaga standar pengelolaan informasi, khususnya di tengah semakin luasnya pemanfaatan layanan administrasi kependudukan berbasis digital.
Melalui proses tersebut, pemerintah daerah diharapkan tidak hanya mampu mempertahankan kepatuhan terhadap standar keamanan informasi, tetapi juga terus meningkatkan kualitas tata kelola dan perlindungan data kependudukan.
Bagi Dinas Dukcapil Bone Bolango, surveillance ISO/IEC 27001 menjadi salah satu instrumen evaluasi untuk memastikan sistem keamanan informasi tetap berjalan secara konsisten, sekaligus terus disesuaikan dengan kebutuhan dan tantangan pengelolaan data kependudukan di era digital.











