Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
POHUWATO

Lapas Pohuwato Gelar Deklarasi Zero Halinar Tingkatkan Keamanan

×

Lapas Pohuwato Gelar Deklarasi Zero Halinar Tingkatkan Keamanan

Sebarkan artikel ini
Deklarasi Zero Halinar
Deklarasi Delinar yang digelar Lapas Pohuwato, Selasa (16/5/2023). Foto/Humas Lapas

Dulohupa.id Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIb Pohuwato Upt Kanwil Kemenkumham Gorontalo menggelar apel bersama deklarasi zero (Halinar) Handphone, Pungli, dan Narkoba, Selasa(16/05).

Apel pimpin langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Pohuwato Irman Jaya, dan dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Pohuwato, Kepolisian Resort Pohuwato, Badan Narkotika Nasional Pohuwato, Kodim 1313 Marisa, dan Pengadilan Negeri Marisa.

Kepala Lembaga Pemsyarakatan Irman Jaya mengatakan, bahwa kegiatan deklarasi Halinar ini merupakan program dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia yang bertujuan untuk menjaga kondusifitas dan ketertiban di dalam Lapas serta mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban yang dapat merugikan semua pihak.

“Kegiatan Deklarasi Halinar ini juga merupakan wujud komitmen bersama kita sebagai petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan untuk bersih dari peredaran dan pemakaian Narkoba, Handphone, dan barang-barang yang berpotensi membahayakan di dalam Lapas,” ungkapnya.

Menurut Irman, Narkoba, Handphone, dan barang-barang yang berpotensi membahayakan adalah sumber masalah dan bencana. Ia menjelaskan, Narkoba dapat merusak kesehatan fisik dan mental, Handphone dapat menjadi alat komunikasi yang tidak terkontrol dan dapat dimanfaatkan untuk hal-hal negatif, serta barang-barang yang berpotensi membahayakan dapat menjadi senjata tajam yang dapat menyebabkan luka dan kematian.

“Saya mengajak kita semua untuk bersama-sama mendukung dan melaksanakan kegiatan Deklarasi Halinar ini dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab. Mari kita buktikan bahwa Lapas Pohuwato adalah Lapas yang bersih, aman, tertib, dan berintegritas,” kata dia.

“Saya juga mengingatkan kepada kita semua agar senantiasa menjalankan tugas dan kewajiban kita dengan sebaik-baiknya sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Jangan ada kompromi terhadap pelanggaran yang dilakukan. Siapapun yang melanggar akan diberikan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.

Tak hanya itu, ia menyampaikan bahwa kegiatan Deklarasi Halinar kali ini juga dilatar belakangi oleh pemberitaan buruk tentang Halinar di dalam Lapas yang telah mencoreng nama baik Institusi Pemasyarakatan.

Irman berharap tidak ingin Lapas Pohuwato menjadi sorotan negatif publik karena adanya Halinar di dalamnya. Kita semua tentu ingin Lapas Pohuwato menjadi contoh positif bagi lapas-lapas lainnya dalam menjalankan fungsi pemasyarakatan. Oleh karena itu, mari kita jaga bersama nama baik Lapas Pohuwato dengan melaksanakan kegiatan Deklarasi Halinar ini secara konsisten dan berkelanjutan.

Redaksi