Scroll Untuk Lanjut Membaca
BONE BOLANGOPolda Gorontalo

Kebakaran Lahan Ancam Permukiman Warga Tulabolo, Polisi Turun Tangan

×

Kebakaran Lahan Ancam Permukiman Warga Tulabolo, Polisi Turun Tangan

Sebarkan artikel ini
Kebakaran Lahan Tulabolo
Personel Direktorat Samapta Polda Gorontalo saat memadamkan api yang membakar lahan di Desa Tulabolo. Foto/Hms

GorontaloKebakaran lahan terjadi di Desa Tulabolo, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, Minggu (30/8/2026). Kobaran api yang berada tak jauh dari permukiman warga membuat tim gabungan bergerak cepat melakukan pemadaman dan pengamanan.

Api pertama kali terpantau sekitar pukul 13.05 WITA. Dua puluh menit kemudian, tepatnya pukul 13.23 WITA, Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bone Bolango meminta dukungan satu unit kendaraan Karhutla milik Direktorat Samapta Polda Gorontalo.

Personel Unit Pammat Dit Samapta Polda Gorontalo tiba di lokasi sekitar pukul 14.23 WITA. Setibanya di lokasi, petugas langsung berkoordinasi dengan Damkar, personel Polres Bone Bolango, serta masyarakat untuk mengendalikan kobaran api.

Kondisi angin yang cukup berpotensi membawa bara membuat area sekitar permukiman menjadi prioritas penanganan. Tim gabungan langsung melakukan pemadaman sekaligus pengamanan guna mencegah api menjalar ke kawasan tempat tinggal warga.

Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 18.55 WITA. Kobaran api yang berada di sekitar permukiman berhasil dikendalikan dan petugas kemudian melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran.

Namun, penanganan belum sepenuhnya berakhir. Sejumlah titik api masih terlihat di kawasan puncak gunung. Medan yang sulit serta keterbatasan akses membuat titik tersebut belum dapat dijangkau secara langsung oleh tim gabungan.

Pengecekan kembali dilakukan sekitar pukul 21.17 WITA. Dari hasil pemantauan, titik api di kawasan puncak diketahui masih berada cukup jauh dari jangkauan petugas.

Mengantisipasi kemungkinan munculnya titik api baru, personel Dit Samapta Polda Gorontalo bersama tim gabungan tetap bersiaga di sekitar permukiman warga.

Langkah tersebut dilakukan mengingat kondisi cuaca yang berangin berpotensi membawa bara api dari kawasan yang sulit dijangkau menuju area lain.

Dalam penanganan kebakaran ini, Dit Samapta Polda Gorontalo mengerahkan 17 personel dengan dukungan satu unit kendaraan taktis Karhutla dan satu unit kendaraan D-Max.

Sementara itu, Polres Bone Bolango mengerahkan lima personel yang turut dibantu aparat Desa Tulabolo.

Kebakaran diketahui menghanguskan rumput liar dan dedaunan kering di kawasan lahan tersebut. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Tim gabungan juga terus melakukan pemantauan di sekitar lokasi sebagai langkah antisipasi agar api tidak kembali merambat dan mengancam permukiman warga.