Dulohupa.id– Pemerintah Provinsi Gorontalo menggelar rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka pengendalian pangan dan kesiapan mudik lebaran idul fitri 1443 H. Rapat yang berlangsung di Vidcon Mapolda Gorontalo, Senin (18/4) itu menghadirkan seluruh Forum Komunikasi Daerah (Forkopimda) Gorontalo.
Hadir dalam rapat itu antaranya, Gubernur Gorontalo, Kapolda, Danrem 133 NWB, Pimpinan OPD terkait, BUMN, Para pejabat utama Polda Gorontalo serta Para Kapolres bersama jajaran forkopimda setempat secara virtual melalui zoom meeting.
Dalam pemaparannya, Kapolda Gorontalo Irjen Pol Akhmad Wiyagus mengungkapkan, Rapat ini merupakan tindak lanjut dari edaran pemerintah pusat terkait pengamanan mudik.
“Kami dari Polda juga akan segera menyelenggarakan operasi patuh ketupat otanaha, khusus pengamanan mudik dan balik lebaran. Pak gubernur juga menyiapkan semua perangkatnya, memastikan ketersediaan 9 bahan pokok, antisipasi kelangkaan BBM, minyak goreng, kita semua bahas secara detail juga mencari solusi jika ada kendala,” terangnya.
Lebih lanjut Kapolda juga mengungkapkan, sesuai dengan edaran dan aturan dari pusat, Masyarakat mendapat ijin untuk melakukan mudik tahun ini. Tapi tetap menerapkan protokol kesehatan ketat. Syarat untuk melakukan mudik sama dengan aturan di daerah lain. Yakni, Harus sudah vaksin dosis III atau booster. Jika baru vaksin dosis II maka harus menambahkan hasil tes antigen dan wajib negatif. Sedangkan yang baru melakukan vaksin dosis pertama, harus melampirkan hasil rapid tes PCR 3×24 jam.
“Kemudian juga tentang antisipasi bencana alam, Dari Basarnas tadi sudah menyampaikan semua kesiapannya. Secara detail dari BMKG menyampaikan perkiraan cuaca nanti di wilayah Gorontalo. Pada prinsipnya saya dan pak Danrem menyiapkan semua personil dan dibantu oleh pak gubernur dan jajarannya,”tambahnya.
RH: Stok Bahan Pokok Aman
Sementara itu, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dalam rapat itu juga meminta kepada pihak keamanan. Untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang akan melakukan mudik lebaran nanti.
“Sudah boleh mudik tapi tentu saja kita harus bisa menekan angka penyebaran covid-19 dan tetap memaksimalkan vaksinasi. Terkait dengan ketersediaan sembako tadi Pak kadis Komperindag pak Risjon menyampaikan bahwa ketersediaan bahan pokok kita mencukupi bahkan sampai lebaran ketupat nanti,” tandasnya.
Redaksi











