Dulohupa.id – Pembangunan dapur Sehat, Sejahtera, dan Tangguh di wilayah Terpencil, Terdepan, dan Terjauh (SPPG 3T) di Provinsi Gorontalo resmi dimulai. Kick-off meeting digelar pada hari ini (20/11/25) di Hotel Fox Gorontalo sebagai langkah awal sebelum pelaksanaan pembangunan di sejumlah titik
Investor pembangunan SPPG 3T, Taufik Akbar, ST, menjelaskan bahwa untuk Provinsi Gorontalo dirinya dipercaya oleh Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menuntaskan pembangunan dapur 3T di total 13 titik. Sebanyak 7 titik berada di Kota Gorontalo, sementara 6 titik lainnya tersebar di Kabupaten Gorontalo Utara dan Kabupaten Pohuwato.
“Penandatanganan hari ini merupakan bentuk komitmen kami sebagai investor. Untuk 5 titik di Kota Gorontalo sudah kami lakukan pembayaran, dan selanjutnya kami akan melanjutkan proses di Pohuwato, Kabupaten Gorontalo Utara, serta titik-titik lainnya,” ujar Taufik.
Ia menegaskan bahwa semua titik pembangunan akan dimulai secara serentak. Proses persiapan ditargetkan mulai berjalan besok, dan seluruh pembangunan wajib rampung pada 13 Desember 2025, karena penyaluran bantuan sudah dijadwalkan mulai Januari 2026.
Sebaran Lokasi dan Jumlah Penerima Manfaat :
Kota Barat Lekobalo : 779
Kota Barat Dembe : 924
Dumbo Raya Talumolo : 740
Dumbo Raya Leato Selatan : 594
Dumbo Raya Leato Utara : 316
Dumbo Raya Botu : 278
Dumbo Raya Bugis : 61
Hulonthalangi Tanjung Kramat : 323
Sumalata Timur, Motihelumo : 167
Sumalata Bulontio Timur : 107
Anggrek Dudepo : 55
Wanggarasi Lembah Permai : 250
Taufik berharap pembangunan dapur 3T ini dapat segera memberikan dampak bagi masyarakat, terutama dalam peningkatan ketahanan pangan, gizi, dan akses layanan dasar di wilayah terpencil.
Dengan target penyelesaian yang ketat, proyek ini diharapkan dapat tepat waktu dan segera memberikan manfaat nyata bagi ribuan penerima di Gorontalo.
Reporter: Maya











