Scroll Untuk Lanjut Membaca
KESEHATANPEMPROV GORONTALO

Gusnar Soroti Persoalan Stunting di Gorontalo, Peran Kades Diminta Maksimal

×

Gusnar Soroti Persoalan Stunting di Gorontalo, Peran Kades Diminta Maksimal

Sebarkan artikel ini
Stunting Gorontalo
Foto bersama pada kegiatan Workshop Evalusi Pengelolaan Keuangan Pembangunan Desa. Foto/Dulohupa.

Dulohupa.id – Gubernur Gusnar Ismail menyoroti tingginya angka stunting di Provinsi Gorontalo, yang masih tergolong tinggi secara nasional.

Dalam kegiatan workshop evaluasi pengelolaan keuangan dan pembangunan desa di Grand Palace Convention Center, Gusnar menekankan pentingnya peran kepala desa dan badan musyawarah desa, termasuk ibu kepala desa, dalam mengatasi masalah ini dengan memanfaatkan dana desa.

Gusnar memberikan contoh konkret tentang intervensi gizi yang diperlukan untuk anak-anak yang mengalami stunting. Ia menceritakan pengalamannya saat bertemu dengan orang tua anak-anak stunting, di mana ia memberikan bingkisan yang hanya berisi satu kotak susu.

“Saya bertanya, ‘Ini berapa hari diminum?’ dan mereka menjawab, ‘Satu minggu, Pak.’ Saya pun bertanya lebih lanjut, ‘Diminum sendiri atau bersama ibunya?’ dan mereka menjawab, ‘Bareng-bareng, Pak.’ Dari situ, saya menyadari bahwa pendekatan ini tidak akan efektif,” ujar Gusnar, Kamis (07/8/2025).

Menurut Gusnar, intervensi yang tepat adalah memperbaiki pola gizi anak, terutama bagi yang masih menyusui. Ia menekankan bahwa memberikan tambahan gizi, seperti susu, tidaklah mahal, tetapi harus dilakukan secara konsisten.

“Bagaimana bisa berat badan anak meningkat hanya dengan satu minggu minum susu? Diperlukan waktu dan perhatian yang lebih,” tambahnya.

Gusnar juga menjelaskan bahwa selama kunjungan rutin ke lapangan, ia terus berdialog dengan kepala desa mengenai upaya penanganan stunting. Ia menyatakan pentingnya tinjauan langsung ke desa-desa, terutama di daerah terpencil.

“Saya harus tidur satu malam di lokasi agar dapat mengecek kondisi masyarakat secara akurat,” ungkap Gusnar.

Gubernur kembali menekankan bahwa intervensi dari para kepala desa dapat dilakukan dengan mudah.

“Berikan susu setiap pagi dan pastikan anak-anak mendapatkan gizi yang cukup setiap hari” tutup Gusnar.

Dengan langkah sederhana ini, Gusnar berharap bisa menurunkan angka stunting di Gorontalo.

Reporter: Maya