Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
NASIONALPERISTIWA

Demo May Day di Gorontalo. Diawali Orasi, Ditutup Penyerahan Tumpeng

×

Demo May Day di Gorontalo. Diawali Orasi, Ditutup Penyerahan Tumpeng

Sebarkan artikel ini
may day
Ketua FSPMI Gorontalo Meyske Abdullah Saat Menyerahkan Tumpeng Kepada Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo Dalam Peringatan May Day Fiesta Tahun 2022 di lokasi wisata Pentadio Resort, Sabtu (14/5). (F.Sumitro Igirisa/ Dulohupa.id)

Dulohupa.id- Ada yang sedikit unik dari peringatan Hari Buruh (May Day) di Gorontalo. Usai menggelar aksi unjuk rasa dan melakukan orasi di sejumlah titik di Kota Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo. Puluhan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) menutup rangkaian aksi unjuk rasa mereka dengan menyerahkan potongan tumpeng kepada Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo.

Aksi puluhan buruh Gorontalo itu berlangsung Sabtu (14/5) pagi. Massa aksi yang sebagian besar menggunakan sepeda motor itu nampak berkonvoi dan menggelar orasi di sejumlah lokasi di Kota Gorontalo maupun Kabupaten Gorontalo. Kantor RRI Gorontalo, TVRI, Simpang Lima Telaga, hingga Objek Wisata Pentadio Resort menjadi tempat para buruh menyuarakan tuntutannya.

Dalam orasinya para buruh ini menyuarakan sejumlah tuntutan nasional. Antaranya, Penolakan UU Cipta Kerja, Penolakan upah murah, Penolakan kenaikan PPN serta Penolakan pengurangan peserta PBI jaminan kesehatan.

“Stop kriminalisasi petani, Angkat guru dan tenaga honorer menjadi PNS. Serta meminta penghapusan system outsorching” ujar Ketua FSPMI Gorontalo Meyske Abdullah.

Selain isu nasional, para buruh ini juga empat tuntutan lokal kepada pemerintah serta perusahaan yang ada di Gorontalo. Salah satu tuntutannya menyasar perusahaan PT. Royal Coconut Gorontalo yang terindikasi melakukan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pekerja tidak sesuai dengan yang semestinya.

“Tuntutan yang beredar itu dari teman-teman PT Royal mengenai THR. Karena ada pekerja yang mengaku hanya menerima 400 ribu rupiah” Tegas Meyske.

Aksi unjuk rasa kemudian berakhir dengan diskusi dan penyerahan tumpeng kepada Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo.

“Terakhir di pentadio aksi May Day kali ini. Kami melakukan diskusi dengan pak Bupati, untuk menyerap aspirasi dari rekan-rekan buruh” Tandasnya.

 

Reporter: Sumitro Igirisa