Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
CEK FAKTAHEADLINE

Cek Fakta: Sohidin Sebut Kasus Perempuan dan Anak di Kabupaten Gorontalo Meningkat pada Tahun 2023

×

Cek Fakta: Sohidin Sebut Kasus Perempuan dan Anak di Kabupaten Gorontalo Meningkat pada Tahun 2023

Sebarkan artikel ini
Kasus Perempuan Anak
Calon Bupati dan wakil Bupati Gorontalo, Syam T Ase - Sohidin dalam debat terbuka kandidat. Foto/KPU

Dulohupa.id – Calon Wakil Bupati Gorontalo nomor urut 1, Sohidin menyebut kasus perempuan dan anak di Kabupaten Gorontalo meningkat pada Tahun 2023. Pernyataan ini disampaikan Sohidin dalam debat terbuka pertama pada pemilihan Calon Bupati dan wkail bupati Gorontalo, Rabu (30/10/2024) malam.

“Menurut data kasus perempuan dan anak tahun 2023 meningkat. Kami pasangan SAH komitmen memperkuat anggaran untuk sosialisasi pencegahan anak bermasalah hukum, kekerasan ibu dan anak dan pernikahan di bawah umur,” ungkap Sohidin.

“Kami akan membuat rumah aman dilengkapi fasilitas dan doktor Psikolog, tokoh agama, kepolisian dan lembaga bantuan hukum, serta membuat tim khusu yang melibatkan pemerintah daerah, akademisi dan aparat hukum untuk melindungi ibu dan anak,” Sambungnya.

Benarkan Kasus perempuan dan anak di Kabupaten Gorontalo meningkat pada tahun 2023?

Hasil penelusuran

Dikutip dari rri.co.id, kasus perempuan dan anak di Kabupaten Gorontalo berdasarkan data dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Gorontalo di tahun 2023, kasus perempuan dan anak mencapai 82 kasus.

Dimana kasus kekerasan seksual terhadap anak 51 kasus, kekerasan fisik, 16 kasus, dan penelantaran 2 kasus. Sementara, kasus kekerasan seksual terhadap perempuan berjumlah 13.

Sebelumnya, kasus perempuan dan anak di tahun 2020 terdapat 97 kasus, tahun 2021 93 kasus, dan 2022, 69 kasus. Jika ditotalkan, kasus perempuan dan anak sejak 2020 hingga 2023 berjumlah 516 kasus.

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Gorontalo, Zescamelya Uno mengatakan semua kasus tersebut telah diselesaikan baik secara musyawarah dan hukum.

Kesimpulan

Pernyataan Calon Wakil Bupati Gorontalo nomor urut 1, Sohidin yang menyebut kasus perempuan dan anak meningkat di Kabupaten Gorontalo pada tahun 2023 benar adanya. Angka kasus pada tahun 2023 mencapai 82 kasus dibandingkan dengan tahun 2022 ada 69 kasus.

Sumber rujukan:

https://www.rri.co.id/hukum/636906/tahun-2023-kekerasan-perempuan-di-kabgor-82-kasus