Dulohupa.id – Bupati Boalemo Rum Pagau meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait segera merealisasikan dan menyelesaikan pertanggungjawaban penggunaan Dana Bagi Hasil (DBH) Perkebunan Kelapa Sawit. Hal itu disampaikan Rum Pagau saat membuka rapat evaluasi dan pelaporan penggunaan DBH Perkebunan Kelapa Sawit Kabupaten Boalemo di Aula Bappeda, Rabu (2/9/2026).
Rapat tersebut dihadiri Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali, Kepala Bappeda Srijun Tasman Dangkua, serta sejumlah OPD terkait.
Rum mengatakan, Pemkab Boalemo telah menerima DBH Perkebunan Kelapa Sawit selama tiga tahun berturut-turut. Dana tersebut selama ini dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur.
Menurutnya, penggunaan DBH sawit untuk 2024 dan 2025 telah terlaksana. Sementara penggunaan anggaran tahun 2026 masih dalam proses pelaksanaan, terutama yang dialokasikan kepada Dinas PUPR dan Dinas Pertanian.
“Saya berharap rapat ini bisa dilaksanakan dengan baik. Dana bagi hasil sawit ini betul-betul digunakan sesuai peruntukannya,” kata Rum.
Ia meminta Dinas PUPR dan Dinas Pertanian segera menuntaskan program yang telah dialokasikan agar laporan pertanggungjawaban dapat segera diselesaikan.
Rum menegaskan, laporan pertanggungjawaban tersebut penting karena menjadi salah satu faktor yang menentukan besaran dana yang akan diterima daerah dari pemerintah pusat.
“Tahun ini kita baru ketambahan kurang lebih Rp35 miliar. Insya Allah beberapa bulan ke depan masih ada. Ini pun kita akan peruntukkan untuk hal-hal yang memang sangat mendesak,” ujarnya.
Selain DBH sawit, Rum menyebut masih ada sejumlah dana dari pemerintah pusat yang belum direalisasikan, termasuk dana terkait gaji ke-13 dan ke-14, dana bagi hasil, serta dana fiskal.
Ia mengatakan Pemkab Boalemo telah melakukan koordinasi dan mengirimkan surat kepada pemerintah pusat terkait dana tersebut.
“Kita tinggal menunggu, karena memang itu adalah hak daerah yang belum direalisasikan sepenuhnya,” katanya.
Rum juga meminta seluruh OPD mempercepat penyelesaian APBD Perubahan serta pembahasan APBD 2027.
Menurutnya, Pemkab Boalemo juga masih berupaya mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat.
Ia berharap pengelolaan keuangan daerah yang baik dan laporan yang diselesaikan tepat waktu dapat meningkatkan perhatian serta dukungan pemerintah pusat kepada Kabupaten Boalemo.
“Kita cepat melaksanakan, cepat merealisasikan. Insya Allah daerah akan mendapat perhatian dan reward dari pemerintah pusat yang melaksanakan pengelolaan keuangannya dengan baik,” tutup Rum.
Reporter: Mat











