Dulohupa.id- Masyarakat yang kerap berkunjung ke City Mall Gorontalo, kini harus bisa memastikan diri divaksin Covid-19. Sebab, sejak Surat Edaran Gubernur Gorontalo per tanggal 13 September 2021 kemarin diberlakukan, pusat perbelanjaan modern di Kota Gorontalo itu, kini telah mengambil kebijakan untuk setiap pengunjung bisa menunjukan kartu vaksinasi.
Prosedur lainnya yang harus diperhatikan pengunjung juga, adalah men-scan kode bar yang biasanya diletakan di pintu masuk mall.
Angelia Pondaag, HRD Grand City Mall Gorontalo menuturkan, bahwa memang pihaknya sudah mulai memberlakukan vaksinasi sebagai syarat bagi pengunjung dan karyawan sejak Sabtu kemarin, (18/9/2021).

“Untuk edaran dari Gubernur itu sudah kami mulai terapkan hari ini baik untuk pengunjung maupun karyawan yang melakukan aktivitas di area Citimall Gorontalo wajib menunjukan bukti telah divaksin lewat aplikasi Peduli Lindungi.” ungkap Angelia.
Kata Angelia, bagi pengunjung yang belum memiliki aplikasi Peduli Lindungi, juga dapat menunjukan sudah divaksinasi minimal sekali. Entah dengan kartu atau cukup memperlihatkan bukti soft copy.
“Syaratnya itu tidak hanya lewat (aplikasi) Peduli Lindungi saja, karena kami sadar tidak semua sudah langsung ada aplikasinya. Jadi bagi pengunjung bisa juga membawa sertifikat vaksin manual namun harus didampingi dengan KTP.” ujarnya.
Pihak Citimall Gorontalo juga menyediakan tempat khusus vaksinasi bagi masyarakat yang ingin berkunjung namun belum divaksin. Asalkan yang bersangkutan bersedia untuk divaksin.
Adapun buntut dari kebijakan ini, adalah dilarangnya anak-anak berusia di bawah 12 tahun untuk mengunjungi Citimall Gorontalo. Sebab, anak dengan usia itu, belum memenuhi syarat untuk divaksinasi.
Sementara itu, Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Satpol PP Provinsi Gorontalo, Marthen Soleman menuturkan bahwa pihaknya berharap hal yang sama bisa mulai diterapkan untuk pusat-pusat perbelanjaan lain.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak Citimall Gorontalo atas inisiatif pemberlakuan vaksinasi sebagai syarat bagi pengunjung. Dan kami pun berharap hal ini bisa segera diberlakukan di pusat-pusat perbelanjaan lain.” ujar Marthen.











