Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
AdvertorialPEMKAB POHUWATOPOHUWATO

Berhasil Kendalikan Inflasi, Pemda Pohuwato Dapat Insentif Rp9,8 Miliar

×

Berhasil Kendalikan Inflasi, Pemda Pohuwato Dapat Insentif Rp9,8 Miliar

Sebarkan artikel ini
Inflasi Pohuwato

Dulohupa.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pohuwato mendapat anggaran insentif sebesar Rp9,8 Miliar karena berhasil mengendalikan inflasi.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan hadiah kepa 33 Pemerintah Daerah insentif fiskal dalam pengendalian inflasi daerah tahun anggaran 2023 periode pertama. Diantara 33 pemerintah daerah terdiri 3 provinsi, 24 kabupaten dan 6 kota, Kabupaten Pohuwato termasuk di dalamnya bersama Pemda Provinsi Gorontalo.

Insentif fiskal kategori kinerja pengendalian inflasi di daerah tahun anggaran 2023 periode pertama itu diterima Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga yang diserahkan Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani bersama Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, di Gedung Sasana Bhakti Praja lantai 3 Kemendagri, Jl. Medan Merdeka Utara Nomor 7, Jakarta Pusat, Senin (31/7/2023).

Dikonfirmasi, Bupati Saipul Mbuinga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat dalam hal ini Kemendagri dan Kementerian Keuangan yang telah menghadiahi Kabupaten Pohuwato diantara 24 kabupaten penerima insentif fiskal.

“Terima kasih atas penilaian dari pemerintah pusat atas daerah kami, sehingga dari 24 kabupaten penerima, Alhamdulillah Kabupaten Pohuwato terpilih. Tentu ini juga adalah berkat kerja sama dari kita semua terutama dari tim pengendalian inflasi daerah (TPID) atas koordinasinya dengan tim pengendalian inflasi pusat (TPIP) sehingga daerah kita mendapat penghargaan ini,” jelas Saipul.

Lanjut Saipul, pada penyerahan itu, Mendagri berharap, baik inflasi pusat maupun daerah bisa terus dikendalikan. Oleh karena itu, pihaknya (Kemendagri) dan Kemenkeu memberikan insentif fiskal kinerja pengendalian inflasi ke 33 pemerintah daerah.

“Mudah-mudahan ini bisa terus kita kendalikan. Insentif fiskal tersebut diberikan bagi daerah yang telah mampu mengendalikan angka inflasinya,” ujarnya.

Reporter: Hendrik Gani