Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Bawaslu Beri Pembekalan Kepada Panwaslu Terkait Proses Verifikasi Faktual

Dulohupa.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pohuwato mulai memperkuat petugas Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) desa dan kecamatan, dengan melaksanakan rapat koordinasi yang dilaksanakan siang tadi, Jumat (7/8/2020), di kantor sekretariat Bawaslu Pohuwato.

Rapat itu juga merespon pelaksanaan verifikasi faktual dukungan perbaikan yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pohuwato, pada 8 hingga 16 Agustus mendatang.

Ketua Bawaslu Pohuwato, Zubair S. Mooduto mengatakan, rapat koordinasi yang dilakukan Bawaslu Pohuwato ini, selain memberikan pengarahan dalam hal pengawasan, juga menyosialisasikan kepada para petugas Panwaslu desa dan kecamatan terkait beberapa hal teknis terbaru dalam proses verifikasi nanti.

“Hari ini kami melakukan rapat koordinasi persiapan pelaksanaan pengawasan tahap verifikasi faktual dukungan perbaikan Bakal pasangan calon (Bapaslon) perseorangan. Mengapa kami lakukan rapat seperti ini, karena memang ada hal-hal teknis yang harus mereka (Panwaslu) ketahui,” ujar Zubair saat diwawancarai setelah rapat koordinasi selesai, Jumat (7/8/2020).

Zubair menyampaikan, bahwa proses verifikasi kali ini tidak lagi menggunakan metode sensus atau berkunjung ke rumah-rumah pendukung bapaslon. Sebab, Liasion Officer (LO) akan mengumpulkan para pendukung di satu tempat, lalu Panitia Pemungutan Suara (PPS) melakukan verifikasi. Sedangkan proses verifikasi di tempat itu nanti akan diawasi oleh Panwaslu desa dan kecamatan.

“Sehingga itu, pada rapat koordinasi ini kami memberikan penguatan kepada mereka (Panwaslu) agar mereka tahu seperti apa proses pengawasan nanti. Karena metode kemarin berbeda dengan metode sekarang,” imbuhnya.

Ia juga menambahkan, tidak ada standar jumlah pengumpulan pendukung yang ditentukan dalam pengawasan verifikasi nanti, karena tidak ada dalam aturan.

“Saat para LO mengumpulkan masa pendukung, tidak dibatasi jumlahnya, asal saja menaati protokol kesehatan. Sehingga kami berharap para LO memberikan pemahaman dan pengertian kepada pendukung agar mematuhi protokol kesehatan,”

Lanjut Zubair, pada prinsipnya Bawaslu akan tetap mengawasi proses verifikasi faktual perbaikan ini, karena sudah kewajiban untuk mengawasi terutama pada protokol kesehatan itu. (Zul)