Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Petugas Gabungan Bubarkan Kerumunan Penerima BPUM di Bank BRI Agusalim

Dulohupa.id – Petugas gabungan Polri, TNI, dan Satpol-PP Provinsi Gorontalo, membubarkan kerumuman massa dalam jumlah besar, di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Agusalim, Kota Gorontalo, Senin (21/9). Belakangan diketahui, kerumunan massa itu merupakan penerima Bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUM).

Tidak hanya berkerumun, dari pantauan dulohupa.id, massa yang berjumlah ratusan ini tidak patuh terhadap protokol kesehatan. Tak menjaga jarak, dan bahkan beberapa tampak tak menggunakan masker.

“Jadi kami memang sengaja mampir di BRI Cabang Agusalim, karena kami melihat terjadi kerumumanan masyarakat penerimaan Bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUM). Karena melihat adanya kerumunan yang berpotensi menyebarkan COVID-19, maka sebagian kami pulangkan,” kata Marten Suleman, Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Perda Satpol-PP Provinsi Gorontalo.

Dari informasi yang dihimpun, penerima bantuan BPUM yang tercatat di bank tersebut, berjumlah 2.206 orang. Namun, secara teknis, bank BRI memberlakukan antrian untuk 200 orang per hari.

“Karena sesuai pengaturan dari pihak bank, hari ini mereka menerima 200 penerima. Tapi melihat kondisi sekarang, tempat ini (area bank) tidak memungkinkan menampung 200 orang  Jadi ini kemungkinan yang menyebabkan pelanggaran protokol kesehatan,”

Makanya, besok kata Marten, dari pihak BRI akan memberlakukan pemakasan jumlah antiran harian yang dibatasi hanya 75 orang saja.

“Kemungkinan besar besok diminimalisir penerima. 75 penerima saja dalam sehari. Karena memang terjadi penumpukan. Jadi dalam rangka membagi kembali masyarakat biar lebih teratur,  besok kita minta untuk kita siapkan tempat duduk agar terjadi keteraturan,” tutup Marten

Reporter: Mega
Editor  : Wawan Akuba