Dulohupa.id – Delapan tahun bukanlah waktu yang singkat. Berawal dari kebiasaan berkumpul dan menikmati kopi bersama, Warkop Amal di Gorontalo kini telah menjelma menjadi lebih dari sekadar tempat nongkrong.
Bagi para anggotanya yang kemudian dikenal sebagai Warga Amal, tempat tersebut telah menjadi rumah kedua sekaligus ruang tumbuhnya persaudaraan.
Untuk memperingati perjalanan delapan tahun kebersamaan tersebut, keluarga besar Warga Amal akan menggelar Sewindu 8 Tahun Warga Amal pada 10 hingga 13 September 2026.
Kisah kebersamaan Warga Amal bermula sekitar Tahun 2018. Meski Warkop Amal disebut telah hadir sejak akhir 2017 di kawasan Sentral, komunitas Warga Amal mulai menyatu dan membangun kebersamaan pada pertengahan 2018.
Tak ada yang menyangka, tempat yang awalnya hanya menjadi lokasi untuk duduk, berbincang, dan menikmati secangkir kopi itu kemudian berkembang menjadi ruang berkumpulnya orang-orang dari berbagai latar belakang.
Pada awalnya, mereka datang hanya untuk ngopi, duduk bersama, bercanda, lalu pulang. Namun, seiring waktu, pertemuan-pertemuan sederhana tersebut berkembang menjadi sebuah ikatan persaudaraan.
Di Warkop Amal, berbagai kalangan dapat duduk bersama dalam satu meja. Mulai dari politisi, polisi, TNI, pengacara, wartawan, pengusaha, hingga berbagai profesi lainnya.
Perbedaan profesi, latar belakang, maupun status sosial tidak menjadi penghalang untuk membangun kebersamaan. Justru dari tempat sederhana itu, rasa persaudaraan, kepedulian, dan solidaritas semakin tumbuh.
Selama delapan tahun perjalanan, Warga Amal juga telah melewati beragam cerita dan kegiatan bersama.
Di antaranya aksi berbagi untuk korban bencana di Palu, kegiatan sosial dan berbagi kepada masyarakat pada masa pandemi COVID-19, touring bersama, pertandingan mini soccer, pertandingan domino, serta berbagai kegiatan dan event lainnya.
Berbagai aktivitas tersebut tidak sekadar menjadi hiburan. Lebih dari itu, kegiatan bersama menjadi ruang untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus membangun kepedulian antaranggota dan masyarakat.
Dari perjalanan panjang tersebut, hubungan yang awalnya sebatas antara pelanggan dan pemilik warung kopi perlahan berubah menjadi hubungan persaudaraan.
Warkop Amal pun seolah menjadi rumah kedua bagi Warga Amal—tempat untuk bertemu, berbagi cerita, tertawa bersama, sekaligus saling menguatkan.
Momentum delapan tahun kebersamaan itu kemudian akan dirayakan melalui kegiatan Sewindu 8 Tahun Warga Amal. Kegiatan tersebut akan berlangsung selama empat hari, mulai 10 sampai 13 September 2026, dengan melibatkan keluarga besar Warga Amal serta berbagai unsur dan pihak yang selama ini turut mendukung perjalanan komunitas tersebut.
Ketua Panitia Sewindu 8 Tahun Warga Amal, Haji Dako, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar perayaan ulang tahun. Menurutnya, momentum ini menjadi kesempatan bagi seluruh Warga Amal untuk kembali berkumpul sekaligus menunjukkan bahwa ikatan persaudaraan yang telah terbangun selama delapan tahun masih tetap terjaga.
“Mari kita, seluruh Warga Amal, bersama-sama menyukseskan acara ini. Ini adalah momentum kita untuk kembali berkumpul dan merayakan delapan tahun kebersamaan,” ujar Haji Dako.
Ia juga menyampaikan bahwa panitia membuka kesempatan bagi berbagai pihak yang ingin memberikan dukungan dan menjadi sponsor dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak sangat berarti dalam menyukseskan seluruh rangkaian Sewindu 8 Tahun Warga Amal.
“Kami juga membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin datang dan memberikan support terhadap kegiatan ini. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur dan pihak yang selama ini telah terlibat serta membantu menyukseskan kegiatan Warga Amal,” ungkapnya.
Bagi Warga Amal, sewindu bukan sekadar angka. Delapan tahun menjadi catatan perjalanan tentang bagaimana sebuah kebiasaan sederhana—duduk bersama sambil menikmati kopi—dapat tumbuh menjadi sebuah persaudaraan yang terus dipelihara.
Warkop Amal bukan lagi sekadar tempat ngopi. Bagi Warga Amal, di sanalah cerita, persahabatan, solidaritas, dan kebersamaan terus dirawat.











