Scroll Untuk Lanjut Membaca
GORONTALO

Warga Warkop Amal Touring ke Kotamobagu jadikan Momen Persaudaraan

×

Warga Warkop Amal Touring ke Kotamobagu jadikan Momen Persaudaraan

Sebarkan artikel ini
Warga Warkop Amal
Foto bersama warga Warkop Amal di Gorontalo sebelum Touring ke Kotamobagu.

Gorontalo – Setelah menuntaskan touring seru ke Manado beberapa waktu lalu, komunitas Warkop Amal kembali menghidupkan semangat jalanan dengan melanjutkan perjalanan ke Kotamobagu, Sulawesi Utara. Touring kali ini dirangkaikan dengan acara Vespa nasional yang sedang berlangsung di daerah tersebut.

Meski acara bertema Vespa, warga Warkop Amal justru tampil berbeda. Sebagian besar peserta touring menggunakan beragam jenis motor, mulai dari NMAX, XMAX, hingga motor sport dan klasik lainnya.

“Kami bukan sekadar komunitas motor, kami keluarga di jalan. Tidak masalah apa motor yang dipakai, yang penting satu rasa: kebersamaan,” ujar Arter Datungsolang, salah satu tokoh warga Warkop Amal yang ikut dalam rombongan touring tersebut.

Arter menegaskan bahwa bagi komunitas mereka, touring bukan sekadar agenda jalan-jalan atau ikut-ikutan tren. Ada nilai yang lebih dalam di setiap perjalanan.

“Yang kami cari bukan hanya tempatnya, tapi cerita di sepanjang perjalanan. Ada tawa, ada saling bantu, ada makna di setiap kilometer yang dilewati,” katanya.

Menurut Arter, semangat seperti inilah yang membuat Warkop Amal selalu hidup dan solid di setiap momen touring. Setiap anggota punya peran masing-masing—ada yang bertugas mengatur barisan, mengatur waktu istirahat, hingga memastikan semua peserta aman di jalan. Semua dilakukan dengan sukarela dan rasa tanggung jawab tinggi.

Touring ke Kotamobagu kali ini juga menjadi bukti bahwa Warkop Amal bukan sekadar tempat nongkrong, melainkan ruang persaudaraan yang tumbuh dari kesederhanaan. Di tengah padatnya aktivitas sehari-hari, mereka memilih jalanan sebagai tempat mempererat tali silaturahmi.

“Yang membuat kami terus jalan bukan bensin, tapi rasa saling peduli. Karena di Warkop Amal, setiap touring punya cerita, dan setiap cerita selalu berujung tawa,” tutup Arter dengan senyum lebar.