Scroll Untuk Lanjut Membaca
LINGKUNGANUNIVERSITAS NEGERI GORONTALO

Mahasiswa KKN UNG Identifikasi Masalah Sampah di Desa Poowo

×

Mahasiswa KKN UNG Identifikasi Masalah Sampah di Desa Poowo

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa KKN UNG
Foto bersama dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang digelar mahasiswa KKN UNG di Desa Poowo.

Dulohupa.id Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Infrastruktur Universitas Negeri Gorontalo (UNG) tahun 2025 mengadakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Identifikasi Masalah dan Analisis Potensi (IMAP) Infrastruktur Sanitasi dan Persampahan”.

Kegiatan ini berlangsung di Polindes Poowo dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk aparat desa Poowo, Camat Kabila, perwakilan dari Bappeda Bone Bolango, serta mahasiswa KKN TI.

FGD ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi masyarakat terkait sanitasi dan pengelolaan sampah, sekaligus menganalisis potensi yang dapat dikembangkan untuk mewujudkan infrastruktur yang berkelanjutan.

Masyarakat setempat turut berpartisipasi aktif, menyampaikan kebutuhan dan tantangan yang mereka hadapi, sehingga kegiatan ini menjadi landasan bagi mahasiswa untuk merancang infrastruktur sanitasi dan persampahan yang tepat guna bagi masyarakat.

Sekretaris Desa Poowo, Marni Muharam, memberikan sambutan yang positif, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN TI dalam menghadirkan solusi berbasis partisipasi masyarakat.

” Kami sangat berterima kasih, karena kegiatan ini membantu desa dalam merumuskan strategi pengelolaan sanitasi dan persampahan, yang memang menjadi tantangan di lingkungan kami,” ujar Marni Muharam.

Koordinator Desa KKN TI UNG, Anugrah Ramdan, menambahkan bahwa hasil dari FGD ini akan dirangkum menjadi rekomendasi untuk Kementerian Pekerjaan Umum. Rekomendasi ini diharapkan dapat menjadi dasar kerja sama dengan UNG dalam penyusunan program pembangunan infrastruktur ke depan.

“Kami berharap melalui identifikasi masalah dan analisis potensi ini, Desa Poowo dapat memiliki arah yang jelas dalam pengembangan sanitasi dan persampahan, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang,” jelas Kordes.

Kegiatan FGD ini merupakan bagian dari rangkaian program kerja mahasiswa KKN TI UNG yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pemberdayaan masyarakat melalui dialog, partisipasi aktif, dan perencanaan berbasis masyarakat.

Dengan adanya forum diskusi ini, diharapkan dapat tercipta kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah desa, masyarakat, dan mahasiswa, demi mewujudkan Desa Poowo yang sehat, bersih, dan berdaya dalam pengelolaan sanitasi serta persampahan.

Reporter: Maya