Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
PEMPROV GORONTALOPENDIDIKAN

Disdukcapil-PMD Gorontalo Jemput Bola, Mudahkan Siswa Miliki KTP dan Aktivasi IKD

×

Disdukcapil-PMD Gorontalo Jemput Bola, Mudahkan Siswa Miliki KTP dan Aktivasi IKD

Sebarkan artikel ini
Dukcapil Gorontalo
Suasana Dinas Dukcapil lakukan perekaman KTP kepada siswa di SMK Negeri 1 Bulango Selatan. Foto/ist

Dulohupa.id –  Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dukcapil-PMD) Provinsi Gorontalo bekerjasama dengan Dukcapil Kabupaten/Kota lakukan perekaman KTP elektronik dan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) kepada siswa di sekolah.

Kali ini, jemput bola dilakukan petugas Dukcapil di SMK Negeri 1 Bulango Selatan, Senin (28/4/2025).

Kepala Dinas Dukcapil-PM Provisi Gorontalo, Reflin Buata melalui fungsional ahli muda Administrator Database, Odi Prawira Husain menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan siswa-siswi usia 16 dan 17 tahun mendapatkan KTP, serta mengedukasi tentang pentingnya aktivasi IKD.

Kegiatan ini menjadi momen penting bagi generasi muda, terutama siswa-siswi yang baru memenuhi syarat untuk memiliki KTP. Program ini merupakan upaya pemerintah untuk memastikan setiap warga negara, termasuk generasi muda, memiliki identitas kependudukan yang sah. Sehingga Dinas Dukcapil Provinsi memfasilitasi perekaman dan IKD di SMA sederajat yang berada di Kabupaten/Kota se-Gorontalo

“Hal ini juga merupakan tindak lanjut Rakornas sesuai arahan Mendagri agar dituntaskan perekaman KTP dan registrasi IKD. Rata-rata siswa yang dibuat KTP adalah kelas 8,” jelas Odi.

Dinas Dukcapil
Suasana Dinas Dukcapil lakukan perekaman KTP kepada siswa di SMK Negeri 1 Bulango Selatan. Foto/ist

Proses perekaman dilakukan dengan cepat dan efisien, didukung oleh tim teknis dari Disdukcapil yang telah menyiapkan peralatan canggih untuk memastikan data siswa terekam dengan baik.

Sementara untuk aktivasi IKD dilakukan kepada siswa yang sudah memiliki KTP. Penerapan IKD sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong transformasi digital.

“Dengan memiliki KTP dan identitas kependudukan digital, siswa-siswi akan lebih mudah mengakses berbagai layanan publik,” ujar Odi.

Diharapkan, program ini mampu meningkatkan kesadaran pentingnya administrasi kependudukan bagi generasi muda. Langkah proaktif ini mendapat apresiasi dari para guru dan siswa yang merasa terbantu dengan adanya layanan langsung di sekolah mereka.

Reporter: Enda