Gorontalo – Polda Gorontalo bekerja sama dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) lakukan evakuasi puing-puing pesawat Sam Air yang jatuh di Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses investigasi berjalan cepat dan tepat.
Setelah memastikan area kecelakaan aman dan steril, personel Polda Gorontalo bersama unsur TNI membantu KNKT mengumpulkan serta mengevakuasi bagian-bagian pesawat. Puing-puing tersebut akan digunakan sebagai barang bukti dalam penyelidikan penyebab jatuhnya pesawat.
“Kami mengerahkan personel dan peralatan untuk memfasilitasi tim KNKT dalam mengumpulkan bukti-bukti di lokasi,” ujar Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol. Desmont Harjendro.
Proses evakuasi melibatkan peralatan khusus untuk mengangkat puing-puing besar yang tersebar di area kecelakaan. Polda Gorontalo juga menurunkan personel dari Unit Samapta dan Inafis untuk mendukung pengamanan lokasi hingga seluruh proses evakuasi dan investigasi selesai.
“Selain membantu evakuasi, kami menempatkan petugas di titik-titik tertentu guna memastikan area tetap aman dan tidak ada gangguan selama KNKT bekerja,” jelas Kombes Desmont.
Setelah dievakuasi, puing-puing pesawat akan dibawa ke pusat investigasi KNKT untuk dianalisis lebih lanjut. Hasil investigasi ini diharapkan dapat mengungkap penyebab kecelakaan dan memberikan rekomendasi keselamatan penerbangan di masa mendatang.
Redaksi











