Dulohupa.id – Sebuah video memperlihatkan pengurus masjid Agung Baiturahim Kota Gorontalo saat menggulung karpet viral di media sosial. Video itu dinarasikan oleh perekam bahwa karpet tersebut digulung karena berkaitan dengan unsur politik, sehingga pengurus masjid tidak memakainya lagi.
Perekam video terdengar menanyakan alasan pemerintah Kota Gorontalo meminta agar sebagian karpet tersebut digulung. Bahkan ia meminta agar pengurus masjid tidak menggulung semua karpet yang ada.
“Ini tidak tau alasan apa mau gulung, ini pak Rachmat ada sumbang kemari ini karpet untuk jamaah mau sholat akan, bukan mau gulung-gulung,” Ucap perekam Video.

Hasil Penelusuran
Menurut salah satu Marbot Masjid agung Baiturrahim Kota Gorontalo, Rahmat Liputo membenarkan sejumlah karpet merupakan bantuan yang diberikan oleh salah satu calon anggota DPR RI perwakilan Provinsi Gorontalo, Rachmat Gobel. Namun karpet diberikan sebelum tahapan Pemilu.
Rahmat Liputo menjelaskan, penggulungan karpet terjadi usai sholat maghrib pada Kamis, 18 Januari 2024. Ia menyayangkan perekam video menggiring suasana tersebut ke arah politik hingga mendapat tanggapan dari warganet di media sosial.
Dirinya membantah tidak digunakannya karpet tidak sama sekali berkaitan dengan unsur politik. Rahmat menuturkan, penggulungan sebagian karpet diperintahkan oleh salah satu aparat pemerintah Kota Gorontalo yang juga sebagai pengurus masjid.
“Kan orang sholat juga tidak sampai berapa saf, sedangkan karpet kita pakai (pasang) semua. Jadikan kalau boleh digulung saja sebagian supaya tidak rusak atau apa. Cuman mereka tanggapi dengan sudah ada politik, katanya karena karpetnya sumbangan Rachmat Gobel, begini beginilah. Artinya mereka sudah menjuruskan ke politik,” Jelas Rahmat Liputo.
Bahkan Rahmat bersama rekannya sempat adu mulut dengan perekam video karena menghalangi kerja para marbot yang hendak menggulung karpet. Ia menjelaskan bahwa sebelumnya karpet digunakan saat kegiatan Dzikir bersama pada malam tahun baru 2024 kemarin dan memang telah direncanakan sebagian karpet akan digulung kembali oleh pengurus masjid.
“Saya bilang pada mereka, jangan persoalkan dengan politik ini masjid. Karena mereka tidak tau kalau sejak dulu memang pak Rachmat ini sudah sering memberikan sumbangan disini,” Tegas Rahmat.
Reporter: Kimon












