Dulohupa.id – Infrastruktur penanganan banjir menjadi Topik utama Musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato. Langkah ini diambil imbas dari sejumlah bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di ibu kota Kabupaten Pohuwato itu.
Berlangsung di Aula Kantor Camat Marisa, Jumat (17/2), Musrenbang dibuka langsung Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga. Tak sendirian, Saipul Mbuinga juga nampak didampingi Anggota DPRD Pohuwato, Iwan Abay, Kepala Baperlitbang, Irfan Saleh, dan Camat Marisa, Mohamad Huntoyungo.
Dalam sambutannya Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga mengaku banyak mendapatkan usulan mengenai infrastruktur penanganan banjir khas ibu kota. Hal itu dipicu oleh seringnya sejumlah wilayah di Kecamatan Marisa direndam banjir saat intensitas hujan naik. Namun demikian menurut Saipul, Usulan lain yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat juga diminta untuk diperhatikan.
“Untuk itu berilah jawaban sesuai apa yang dihadapi peserta Musrenbang. Sehingga usulan pada tahun lalu tetap menjadi catatan yang akan menjadi pertimbangan pemerintah kedepannya,” Ujar Saipul.
Dalam Forum Musrembang itu, Saipul juga mengungkapkan sejumlah persoalan di Kabupaten Pohuwato yang saat ini tengah ditangani oleh Pemda Pohuwato. Diantaranya mengenai kerusakan infrastruktur dan degradasi lingkungan. Tak hanya itu, Rendahnya indeks kesehatan, Tingginya angka putus sekolah dan Angka kemiskinan masih menjadi masalah serius di Kabupaten Pohuwato.
“Berilah masukan-masukan konstruktif bagi pembangunan Kabupaten Pohuwato tahun 2024 yang akan datang. Tentunya dengan memperhatikan kemampuan dan kewenangan yang kita miliki,” ujarnya.
Namun demikian, Diakui juga oleh Saipul. Kemampuan anggaran Pemerintah Daerah yang terbatas. Menjadi kendala dalam menangani semua persoalan di Kabupaten Pohuwato dalam waktu singkat. Hal ini menjadi alasan mengapa beberapa program pemerintah yang juga belum bisa maksimal dilaksanakan.
“Bahwa tidak semua program akan dapat didanai. Harus disusun prioritas dari daftar panjang program-program yang ada,” tutupnya.
Reporter: Hendrik Gani












