Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
HEADLINEPERISTIWA

Seorang Warga di Pohuwato Dirampok, Perhiasan Seharga Rp86 Juta Dibawa Kabur

×

Seorang Warga di Pohuwato Dirampok, Perhiasan Seharga Rp86 Juta Dibawa Kabur

Sebarkan artikel ini
Perampokan Pohuwato
Ilustrasi Perampokan (iStock)

Dulohupa.id – Hj Rosni (58) warga Desa Patuhu, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo menjadi korban perampokan dirumahnya, bahkan tak segan-segan pelaku menodongkan senjata tajam kepada korban.

Akibatnya korban kehilangan perhiasan emas seharga Rp. 86 juta yang terdiri dari 1 buah kalung emas seberat 50 gram, 3 buah cincin emas 20 gram dan 3 buah gelang emas 37 gram.

Kepolisian Sektor (Polsek) Randangan, Pohuwato melalui Kanitreskrim, Aipda Abdulrahman Ibrahim mengatakan, korban (Rosni) perampokan melaporkan peristiwa itu terjadi pada Rabu dini hari (21/9/2022) sekitar pukul 02.00 wita.

Rosni menceritakan, saat itu dirinya mendengar ada seseorang yang tak dikenal berusaha membuka jendela dapur rumah korban.

Saat ia berada didalam kamar, pelaku mencoba membuka pintu kamarnya yang terkunci. Namun dirinya tak menaruh rasa curiga dan mengira bahwa itu adalah anaknya.

Setelah ia membuka pintu kamar, apesnya yang dilihat bukan anaknya melainkan pencuri. Sontak hal ini membuat Rosni kaget dan berteriak minta tolong. Rosni yang berteriak, pelaku langsung menodongkan senjata tajam ke korban.

“Pelaku langsung menodongkan senjata tajam jenis parang ke arah korban dan menyuruh korban untuk tidak berteriak, setelah itu pelaku langsung mengambil gelang yang korban letakkan di ranjang tempat tidur, kemudian pelaku menyuruh korban untuk melepaskan kalung beserta cincin yang di pakai saat itu,” jelas Abdulrahman Ibrahim, Rabu (21/9/2022).

Tak sampai disitu, pelaku juga sempat meminta uang kepada korban, namun hal itu tak diindahkan Rosni sehingga pelaku langsung melarikan diri.

“Pada saat itu pelaku menggunakan jaket warna hitam dan menggunakan penutup wajah dicurigai pelaku menggunakan mobil new carry warna putih DM 8285 AL,” ungkapnya.

Atas laporan ini, pihak Polsek Randangan bergegas melakukan penyelidikan,s erta telah memeriksa korban dan saksi tak lain yaitu anak korban.

“Cepat atau lambat akan kami tangkap,” tutup Aipda Abdulrahman Ibrahim.

Reporter: Hendrik Gani