Dulohupa.id – Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie mencium adanya praktek pembuatan Surat Keterangan (Suket) Covid-19 di Gorontalo. Ironisnya salah satu pengguna Suket palsu ini adalah para pejabat Gorontalo yang selama ini memang dikenal sering kali mondar-mandir ke luar daerah Gorontalo.
Hal ini diungkapkan oleh Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie saat ditemui sejumlah awak media, Minggu (6/2). Rusli mengatakan, pihaknya bersama Forkopimda akan segera membentuk tim investigasi untuk mencari tau dugaan sindikat pembuatan Surat Keterangan (Suket) Covid-19, baik Suket Swab Antigen maupun Suket hasil Polymerase Chain Reaction (PCR).
“Saya bersama forkopimda sepakat akan menulusuri surat-surat keterangan Covid-19, seperti suket Swab Antigen dan Polymerase Chain Reaction (PCR) saat melakukan perjalanan dari luar Gorontalo ataupun datang dari Gorontalo,” tegas Rusli saat ditemui di Bandara Djalaludin Gorontalo, Minggu (6/2/2022) siang.
Rusli juga menegaskan, pihaknya akan menindak tegas para pelaku pembuat Suket palsu, maupun oknum pengguna Suket Palsu tersebut. Tak hanya itu, Rusli akan memberikan sanksi tegas jika ada oknum pejabat Pemerintah Provinsi Gorontalo yang ikut terlibat dalam sindikat Pembuatan Suket covid-19 palsu itu.
“Karena surat seperti itu bisa jadi dikeluarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, dan hasilnya abal-abal saja. Menurut keterangan pak Kajati (Kejaksaan Tinggi) kalau di dapati seperti itu, keduanya sudah melanggar hukum, contohnya yang mengeluarkan surat akan disangkakan KUHP dan pemakai surat juga kena pasal penipuan atau penggelapan,” Tandasnya.
Reporter: Fandiyanto Pou











