Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
PERISTIWAPOHUWATO

Terungkap Identitas Jasad Pria Gantung Diri, ASN di Dinas PUPR Pohuwato

×

Terungkap Identitas Jasad Pria Gantung Diri, ASN di Dinas PUPR Pohuwato

Sebarkan artikel ini
Jasad korban saat dievakuasi oleh anggota TNI/Polri dan BPBD untuk dibawah ke RS. Bumi Panua/Hendrik Gani

Dulohupa.id– Jasad pria yang ditemukan tewas gantung diri di rumah kontrakannya, di Desa Palopo, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Sabtu (5/2/2022) identitasnya diungkap rekan kerjanya.

“Jasad pria itu adalah Ardun Mahajani (40), ia merupakan ASN di Dinas PUPR Kabupaten Pohuwato”ungkap Suratmin Nento, kepada Dulohupa.id

Suratmin yang juga Kasubag Kepegawaian di Dinas PUPR Kabupaten Pohuwato mengatakan, korban sudah tiga minggu tidak masuk kantor. Sehingga, kabar bahwa rekan kerjanya itu sudah tewas gantung diri di rumah kontrakannya sontak membuat ia kaget.

“Korban juga sempat bermasalah dengan salah satu teman kami di kantor. Karena korban meminjam mobil teman kami yang sampai sekarang belum dikembalikan, bahkan keberadaan mobil itu sudah tidak diketahui lagi”terangnya.

Tidak hanya itu lanjut Suratmin, pada hari Senin tanggal (31/1/2022) kemarin, ada orang dari toko bangunan menanyakan keberadaan korban. Dan ia menjelaskan kepada orang yang mencari korban, bahwa yang bersangkutan sudah beberapa hari tidak masuk kantor.

NONTON VIDEO ASN GANTUNG DIRI:

https://youtu.be/tV6ehNcStxg

Ditemui di tempat kejadian perkara, KBO Satreskrim Polres Pohuwato, IPDA Yobtan R. Frans. Menjelaskan, bahwa betul korban sudah seminggu tidak bisa lagi dihubungi oleh pihak keluarga, sehingga meminta tetangga setempat mengecek langsung rumah kontrakan yang di tinggali korban. Dan benar tetangganya menemukan jasad korban sudah tewas gantung diri.

“Kami dapat info dari pihak keluarga bahwa yang mana telah ditemukan mayat gantung diri disalah satu kontrakan yang ada di Desa Palopo. Mayat sendiri diperkirakan sudah tiga hari, dan sudah dalam keadaan bengkak dan menimbulkan bau busuk,”ungkap Ipda Yobtan.

Dirinya juga menambahkan, saat ini pihak keluarga menolak jasad untuk di autopsi. Dan dipastikan kematian korban tersebut murni gantung diri.

Reporter: Hendrik Gani