Scroll Untuk Lanjut Membaca
PERISTIWA

Tak Cukup Jadi Kampung Literasi, Hamim Dorong Luwohu Jadi Wisata Literasi

×

Tak Cukup Jadi Kampung Literasi, Hamim Dorong Luwohu Jadi Wisata Literasi

Sebarkan artikel ini
Hamim Pou saat memberikan sambutan di acara pencanangan kampung literasi Desa Luwohu, Kecamatan Botupingge, Kabupaten Bone Bolango/Irul Kominfo

Dulohupa.id- Bupati Bone Bolango Hamim Pou resmi mencanangkan Desa Luwohu, Kecamatan Botupingge sebagai kampung literasi pada Selasa (14/12/21). 

Namun tak hanya sekadar menjadi kampung literasi, Hamim juga mendorong kampung tersebut menjadi kampung wisata literasi. 

“(Kampung literasi) ini harus didorong, tidak sekadar literasi untuk meningkatkan budaya baca, pengetahuan umum. Bolehlah kita pluskan jadi ada semacam wisata literasi,” pintanya

Agar lebih menarik sebagai wisata literasi, kampung literasi tersebut diminta untuk menyediakan tempat kuliner, agar bisa dinikmati oleh para pembaca yang datang saat berkunjung. 

“Kalau mau jadi tempat yang menarik untuk wisata literasi, harus sediakan kulinernya,” ujarnya.

Ia juga meminta kampung literasi itu, mesti memiliki perpustakaan. Bahkan kata dia, Desa Luwohu tersebut harus membuka donasi buku, untuk seluruh masyarakat, tidak hanya di wilayah Bone Bolango, tapi juga untuk masyarakat seluruh Provinsi Gorontalo. 

“Dan Luwohu harus mencanangkan (jika) Desa Luwohu siap menerima sumbagan buku-buku, warga Gorontalo, warga Bone Bolango yang ingin berwisata literasi ke Luwohu,” ucapnya.

“Buat orang datang di sini bisa mabuk dengan pengetahuan,” pungkas Hamim. 

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bone Bolango, Syamsia Melu menyampaikan bahwa, kampung literasi tersebut bertujuan untuk menyediakan informasi dan pengetahuan di jalur pendidikan non-formal kepada masyarakat.

Juga katanya, sebagai sarana dalam peningkatan pengetahuan keterampilan di tengah-tengah masyarakat. 

“Maksud program kampung literasi ini adalah untuk memberikan layanan pengetahuan informasi dan keterampilan kepada masyarakat, sehingga memiliki kecakapan dan wawasan yang luas serta keterampilan yang memadai kepada masyarakat,” ujarnya. 

Ia menuturkan, setidaknya ada enam komponen yang akan dicapai pihaknya terhadap adanya kampung literasi tersebut, yakni literasi baca tulis, kemudian literasi berhitung, literasi sains, literasi teknologi informasi dan komunikasi, literasi budaya dan literasi keuangan. 

“Minimal dua, dari enam komponen literasi yang sudah saya sebutkan tadi, dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, sikap masyarakat sehingga memiliki kualitas hidup yang lebih baik,” tuturnya.

“Alhamdulillah di Desa Luwohu ini sudah terbentuk pengurus kampung literasi untuk mensukseskan itu,” tambahnya.

Reporter: Faisal Husuna