Dulohupa.id- Pemerintah kembali menaikkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Gorontalo ke level 3. Hal ditegaskan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Yana Yanti Suleman saat ditemui di Sekretariat Ikatan Dokter Indonesia (IDI)Provinsi Gorontalo, Rabu (27/10) sore.
Yana mengatakan, naiknya level ini karena angka vaksinasi di Gorontalo tidak mencapai 50 persen. Saat ini baru berada di angka 47 persen lebih.
“Jadi, kita sekarang ini sudah naik di level 3 lagi. Kenapa demikian, karena cakupan vaksinasi sebelumnya belum diperhitungkan, sekarang sudah diperhitungkan, sehingga di dosis satu sekarang ini tidak mencapai 50 persen, hanya mencapai 47,8 persen saja, dan hari ini belum ada laporan yang masuk,” jelas Yana.
Lebih lanjut kata Yana, indikator yang juga menjadi pemicu naiknya level PPKM adalah angka vaksinasi terhadap lansia. Saat ini pun angkanya memang masih rendah kata Yana.
“Kalau dihitung sekarang ini vaksinasi terhadap lansia rata-rata hanya mencapai 20 persen saja, sementara yang ditentukan di bulan ini 40 persen,” ujarnya.
Terakhir Yana berharap, di sisa dua bulan ini vaksinasi harus lebih digenjot lagi. Agar level PPKM Provinsi Gorontalo menurun.”Untuk itu saya berharap capaian vaksinasi di Gorontalo lebih bertambah. Jadi, kita level kita kita sekarang bisa menurun lagi,” tutup Yana.
Sebelumnya PPKM di Gorontalo berada di level 2. Kebijakan itu dituangkan dalam instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 48 tahun 2021 yang dikeluarkan pada Senin, 4 Oktober 2021. **











