Dulohupa.id- Capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Pohuwato masih berada di angka 14,58 persen. Angka itu tentu masih sangat rendah jika dibandingkan dengan target pemerintah setempat. Adapun penyebabnya, karena masyarakat yang enggan untuk divaksin, karena percaya kabar bohong atau hoax.
Karena itu, Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga mengingatkan masyarakatnya untuk memilah dan memilih kabar yang beredar di internet. Sebab, beberapa kabar itu ada bohong. Ia juga berharap, agar masyarakat yang kerap memproduksi kabar hoax tersebut, untuk berhenti dan beralih untuk mengedukasi masyarakat agar mau divaksinasi.
“Saya harapkan pada seluruh masyarakat dan pada yang menciptakan hoax, ini tolong jangan ajak masyarakat malah justru kita ajak bagaimana masyarakat mau melakukan Vaksin Covid-19 ini,” ujar Saipul A. Mbuinga saat menghadiri Peringatan 1 Muharram 1443 Hijriah pagi tadi di Desa Sipayo, Kecamatan Paguat, Selasa (10/8/2021).
Ia pun menjelaskan, bahwa masyarakat yang sudah melakukan vaksinasi, besar kemungkinan ketika terkena Covid-19, tidak akan bergejala parah. Buktinya yang ia alami pada beberapa waktu lalu.
“Ini sudah dapat dibuktikan bahwa pada saat saya di awal tahapan kemarin, saya kena juga. Awalnya saya (berkategori) orang tanpa gejala (OTG),” ungkap Saipul.
“(Jadi) tujuannya (vaksin) bukan dalam rangka kita sudah divaksin virus itu tidak bisa datang, setidaknya pada saat kita terpapar tidak begitu parah pada saat virus masuk ke tubuh kita,” tutup Saipul.











