Dulohupa.id- Pemerintah Kota Gorontalo bekerjasama dengan Perdami (Persatuan Dokter Ahli Mata Indonesia) SulutGo akan mengoperasi secara gratis penderita katarak di Kota Gorontalo. Karena itu, penderita katarak diminta untuk segera mendaftarkan diri ke panitia yang sudah ditunjuk.
Sejauh ini, dari informasi yang berhasil dihimpun dulohupa.id, sudah ada sedikitnya 95 penderita katarak yang mendaftar. Dari jumlah itu, 52 orang adalah laki-laki, sementara sisanya adalah perempuan. Jumlah itupun berasal dari 50 kecamatan di wilayah tersebut.
“Tindakan medis operasi katarak ini akan dilaksanakan selama tiga hari, mulai hari ini dimulai dengan 40 pasien di Rumah Sakit Aloe Saboe,” ucap Wali Kota Gorontalo, Marten Taha pada sambutan saat membuka kegiatan tersebut, Jumat (18/6).
Ia pun mengungkapkan, bahwa data yang ada di rumah sakit, saat ini ada 11 ribu penderita katarak di wilayah Provinsi Gorontalo. Namun, banyak dari mereka yang lebih memilih untuk tidak mengobatinya karena terbentur masalah ekonomi.
“Biaya operasi katarak adalah 6 juta per satu matanya. Kami harap dengan kegiatan ini bisa membantu masyarakat yang kurang mampu,” kata Marten.
Lebih lanjut Marten menjelaskan, katarak didefinisikan sebagai proses penuaan berupa kekeruhan di lensa bola mata. Buntutnya menyebabkan menurunnya kemampuan penglihatan sampai kebutaan. Hal ini bisa disebabkan oleh faktor usia lanjut diatas 40 tahun, riwayat keluarga, dapat juga disebabkan oleh penyakit mata lain, kebiasaan merokok serta paparan sinar ultraviolet yang sering dan berkelanjutan.
“Operasi katarak gratis ini sebagai upaya kami untuk meningkatkan mutu kualitas kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan mata,” tandas Wali Kota Gorontalo dua periode ini.
Reporter: Yunita Humola











