Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
AdvertorialPEMKAB BONE BOLANGO

Pengurus Besar NU Melantik Langsung Pengurus Cabang NU Bone Bolango

×

Pengurus Besar NU Melantik Langsung Pengurus Cabang NU Bone Bolango

Sebarkan artikel ini

Dulohupa.id- Pengurus Besar NU (Nahdlatul Ulama) melantik secara resmi pelantikan Pengurus Cabang NU Kabupaten Bone Bolango masa khidmat 2020-2025.

Prosesi pelantikan PCNU Bone Bolango oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Abdul Manan Abdul Ghani itu, digelar di Aula Graha Muslimat dan Kantor Sekretariat Bersama PCNU Kabupaten Bone Bolango, Minggu (21/3/2021) malam.

Abdul Manan Abdul Ghani dalam sambutannya mengatakan, sebagai Pengurus Besar NU, ia mengingatkan bahwa NU adalah Jam’iyah, sebagai organisasi. Organisasi itu ada pengurusnya.”Jadi pengurus itu mau menerima amanat untuk kebaikan, amanat untuk beramal soleh, dan amanat untuk berkhimad,”katanya.

Lebih lanjut, Abdul Manan, tugas pengurus itu adalah mengurus. Jangan sampai ada pengurus yang jadi urusan atau membuat urusan.”Sebagai pengurus harus bisa menyelesaikan segala urusan, bukan menjadi penyebab urusan,”tegasnya.

Abdul Manan juga menyebutkan bahwa yang namanya jam’iyyah itu harus memiliki persatuan. Seperti bangunan, satu sama lain saling menguatkan. Olehnya itu, ia berpesan kepada para pengurus untuk terus memperhatikan jamaah NU yang berada di wilayahnya masing-masing, terutama yang ada di masjid-masjid dan mushola-mushola. Sebab, kata dia, yang harus di khidmati pengurus NU adalah jamaah.

Selain jam’iyyah, NU punya jamaah atau anggota kultural yang harus terus diperhatikan. Anggota perlu didatangi, disapa, dimana alamatnya. Kalau ada ibu-ibunya di muslimat kan, kalau ada pemudanya di Ansor kan, mahasiswanya di PMII kan, ada pelajarnya di IPNU-IPPNU kan.”Jadi mereka-mereka itu perlu disapa dan diajak,” tutur Abdul Manan.

Koordinator Wilayah NU Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Banten itu, juga menyampaikan bahwa NU merupakan organisasi dakwah, sehingga sebagai pengurus sudah menjadi pekerjaan untuk terus menyapa anggota.

Menurut  kiai Abdul Manan, ajaran Islam NU bisa sampai pada kita sekarang ini juga karena komitmen dakwah para kiai NU dahulu.”Berdakwah merupakan pekerjaan yang mulia, karena itu sudah menjadi perintah Al-Quran,”tukasnya.

Di Akhir penyampaiannya, kiai Abdul Manan mengucapkan selamat kepada PCNU yang telah resmi dilantik dan dikukuhkan.”Dengan pelantikan dan baiat ini, Insya Allah semua pengurus bisa menjalankan NU di Kabupaten Bone Bolango. Mari kita bergerak dengan penuh keyakinan bahwa dengan bergerak pasti mendapatkan keberkatan,”tandasnya.

Sementara itu, Ketua Tanfidziah PCNU Bone Bolango Suleman Adadau mengungkapkan setelah pelantikan ini, ada beberapa agenda yang akan dilaksanakan kedepan, di antaranya melaksanakan konsolidasi di tingkatan cabang dalam rangka pembekalan-pembekalan organisasi. Setelah itu, akan melaksanakan pembentukan Majelis Wakil Cabang (MWC) di 18 kecamatan yang ada di Kabupaten Bone Bolango.

“Insya Allah kita juga akan bentuk koordinator wilayah di masing-masing Dapil di Kabupaten Bone Bolango,”ungkap Suleman Adadau sembari mengatakan dengan resmi dilantiknya kepengurusan PCNU Bone Bolango, ini akan menjadi pertanda bahwa bangkitnya Nahdliyin yang ada di Kabupaten Bone Bolango.

Pantauan di lokasi, pelantikan PCNU Bone Bolango yang tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19 itu, turut dihadiri Rois Syuriyah PWNU Gorontalo KH. Sarmada Inaku, Ketua Tanfidziyah PWNU Gorontalo Dr. KH. Zulkarnain Suleman, dan Kepala Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Dr. H. Syafrudin Baderung.

Rls