Dulohupa.id – Sebanyak 79 dosen Universitas Pohuwato (UNIPO) mengeluhkan belum diterimanya gaji selama delapan bulan. Kondisi tersebut memicu keresahan di kalangan tenaga pendidik yang mengaku tetap menjalankan kewajiban akademik di tengah belum dipenuhinya hak mereka.
Keresahan itu disampaikan para dosen kepada pihak kampus melalui Rektor Universitas Pohuwato, Dr. Hj. Gretty Sy. Saleh, pada Rabu (12/8/2026). Mereka meminta agar persoalan pembayaran gaji segera mendapat kejelasan dari pihak Yayasan Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (YPIPT).
Para dosen mempertanyakan dasar serta alasan penundaan pembayaran gaji yang telah berlangsung hingga delapan bulan. Mereka juga meminta kepastian mengenai kapan hak mereka sebagai tenaga pendidik akan dibayarkan.
“Di satu sisi, kami selaku dosen di UNIPO yang tersebar di enam fakultas tetap melaksanakan tanggung jawab sebagai tenaga pendidik. Kami menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, mulai dari pendidikan dan pengajaran, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat.” keluh para dosen.
Menurut para dosen, kewajiban akademik tetap dijalankan meskipun pembayaran gaji belum diterima dalam kurun waktu yang cukup panjang. Mereka menilai kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius karena menyangkut hak tenaga pendidik sekaligus keberlangsungan proses akademik di kampus.
“Kami hanya meminta kejelasan. Apa dasar penundaan gaji kami sampai delapan bulan, sementara kewajiban kami sebagai dosen tetap kami laksanakan,” ungkap salah seorang dosen yang meminta identitasnya tidak disebutkan.
Para dosen berharap Rektor UNIPO dapat meneruskan aspirasi tersebut kepada pihak Yayasan YPIPT-IG dan mendorong penyelesaian yang terbuka serta profesional.
Mereka juga berharap adanya kepastian pembayaran agar persoalan tersebut tidak berlarut-larut dan tidak berdampak terhadap aktivitas akademik maupun kegiatan pendidikan di Universitas Pohuwato.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak yayasan belum memberikan penjelasan mengenai alasan belum dibayarkannya gaji 79 dosen UNIPO selama delapan bulan.
Reporter: Onal











