Scroll Untuk Lanjut Membaca
PEMKAB BONE BOLANGO

Upaya Pemkab Bone Bolango Turunkan Angka Kemiskinan Lewat BUMDes

×

Upaya Pemkab Bone Bolango Turunkan Angka Kemiskinan Lewat BUMDes

Sebarkan artikel ini
Kemiskinan Bone Bolango
Wakil Bupati Bone Bolango Merlan Uloli bersama peserta pelatihan penguatan kapasitas penerapan aplikasi BUMDes Sakti. Foto: Kris/Dulohupa

Dulohupa.id – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango menargetkan turunnya angka kemiskinan di Bone Bolango melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Kegiatan pelatihan penguatan kapasitas penerapan Aplikasi BUMDes Sakti dalam pengendalian Keuangan BUMDes diikuti oleh seluruh direktur atau pengelola BUMDes se- Kecamatan Tilong Kabila. Pelatihan tersebut dilaksanakan selama 4 hari, yaitu sejak 14 November hingga 17 November 2022 di Gedung Serba guna BUMDes Karya Mandiri Desa Tamboo, Kecamatan Tilong Kabila.

Melalui kegiatan penguatan kapasitas sumber daya manusia dalam penerapan Aplikasi BUMDes Sakti untuk pengelolaan keuangan, menjadi upaya penting pemerintah untuk meningkatkan sumber daya manusia yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Keuntungan BUMDes nantinya sudah harus lebih berpengaruh terhadap pemasukan daerah. Harus ada simbiosis mutualisme atau saling menguntungkan. Banyak yang bisa diperoleh dari Desa, karena ada anggaran Dana Desa yang langsung masuk ke Desa tanpa intervensi dari pemerintah Provinsi atau Kabupaten,” Ungkap Wakil Bupati Bone Bolango, Merlan Uloli, Kamis, 17/11/2022.

Merlan Uloli menyampaikan bahwa BUMDes yang berada di Kecamatan Tilong Kabila merupakan salah satu BUMDes yang Maju, karena banyaknya usaha telah dikembangkan oleh pengelola BUMDes di Kecamatan Tilong Kabila.

Ia berharap agar kedepan BUMDes dapat bekerjasama dengan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Desa.

“Mari sama-sama bantu UMKM kita, harus selalu beririsan dengan pengentasan kemiskinan. BUMDes harus dapat memberikan bantuan pada masyarakat yang kurang mampu untuk menurunkan angka kemiskinan,” Pungkasnya.

Penurunan angka kemiskinan harus dikelola bersama-sama, tidak dapat mengharapkan hanya pada 1 instansi untuk melaksanakan program Pengentasan angka kemiskinan. Merlan Uloli mengungkapkan saat ini angka kemiskinan mencapai 16,30%, dan harus turun menjadi 14,9%. Hal tersebut dapat dicapai dengan kerjasama antara pemerintah dan BUMDes maupun UMKM yang ada di Kabupaten Bone Bolango.

Reporter: Kris