Scroll Untuk Lanjut Membaca
PEMKAB POHUWATOPOHUWATO

Target Beroperasi 2024, Ini Sejumlah Progres Pembangunan Bandara Pohuwato

×

Target Beroperasi 2024, Ini Sejumlah Progres Pembangunan Bandara Pohuwato

Sebarkan artikel ini
Progres Bandara Pohuwato
Kepala Bandara Pogogul Buol, Tri Nugroho saat menyampaikan progres pengerjaan bandara di depan Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga/Hendrik Gani

Dulohupa.id – Pekerjaan bandar udara (Bandara) Pohuwato terus dipacu saat ini. Sejumlah progres pembangunan Bandara Pohuwato sudah masuk pada pekerjaan konstruksi runway, apron, taxiway, bangunan terminal serta sarana pendukung lainnya.

Hal itu sebagaimana disampaikan oleh KPA Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Pogogul Buol, Tri Nugroho ketika melakukan pertemuan dengan Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, Selasa (9/5/2023).

Pertemuan sekaligus silaturahmi oleh Kepala Bandara Pogogul Buol, Tri Nugroho itu disambut Bupati Saipul Mbuinga didampingi Sekda Iskandar Datau, Kadis Perhubungan, Hikman Katohidar, dan Kepala Bappeda, Irfan Saleh di ruang meeting room kantor bupati.

Dikatakan Tri Nugroho, maksud pertemuan selain silaturahmi karena masih dalam suasana bulan Syawal, juga menyampaikan perkembangan pembangunan bandar udara Pohuwato yang mana proses pembangunannya sampai saat ini masih berjalan sesuai jadwal dan semoga tetap mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat, sehingga bandara ini dapat diselesaikan di tahun 2023 dan dapat dioperasionalkan pada tahun 2024.

“Pekerjaan sekarang telah memasuki tahap pekerjaan konstruksi runway, apron, taxiway, bangunan terminal serta sarana pendukung lainnya. Sesuai target Desember 2023 selesai, dan itu masih sesuai target awal,” jelas Tri Nugroho.

Ketika Bandara Pohuwato sudah selesai pembangunannya, Tri Nugroho berharap bisa langsung dapat melayani masyarakat yang membutuhkan transportasi udara. Sesuai rencana induk, Bandara Pohuwato baru dapat didarati pesawat sejenis ATR 72 dengan rute Pohuwato-Manado dan Pohuwato-Palu.

“Jadi, rute yang diharapkan adalah Manado-Gorontalo-Pohuwato-Palu. Artinya, masyarakat Gorontalo bisa ke Manado dan bisa ke Palu dari Pohuwato melalui Gorontalo,” terang Kepala Bandara Pogogul itu.

Sedangkan terkait penerbangan, terdapat beberapa mekanisme diantaranya penerbangan yang bersifat komersial dan penerbangan yang bersifat subsidi. Tri Nugroho menjelaskan, untuk penerbangan subsidi hal tersebut akan diusulkan kepada Kementerian Perhubungan sesuai dengan permohonan yang disampaikan bupati.

Dimana kata dia permohonan tersebut sejalan dengan permohonan yang disampaikan oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo ke Kementerian Perhubungan.

Sementara itu, Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga menyambut baik kunjungan dari Kepala Bandara Pogogul Buol yang telah menyampaikan progres pekerjaan Bandara Pohuwato yang telah memasuki pertengahan tahun 2023.

Terlebih target penyelesaian bandara kedua di Gorontalo selesai akhir tahun dan pada awal 2024 sudah bisa dioperasionalkan. Olehnya Saipul Mbuinga mengucapkan terima kasih atas perhatian dan keseriusan KPA UPBU Pogogul, Buol.

“Mewakili masyarakat Pohuwato kami berharap konektivitas udara untuk wilayah Pohuwato bisa menjadi perhatian pula terutama masyarakat yang melakukan mobilisasi ke seluruh wilayah Indonesia. Kami pun sangat yakin bahwa bandar udara Pohuwato bisa termanfaatkan dengan baik karena banyaknya warga transmigrasi dari luar daerah,” ujar Saipul.

Ia pun berharap rute penerbangan baik dari Pohuwato maupun ke Pohuwato bisa diusulkan sekarang, mengingat ketika bandara ini sudah selesai maka penerbangan mulai dilakukan. Maka usulan rute bisa diselesaikan bersama termasuk keterlibatan pemerintah Provinsi Gorontalo.

“Ia, mungkin baru pesawat ATR 72 atau sejenis pesawat kecil yang akan mendarat karena melihat kapasitas bandara yang ada. Insyaallah kedepan pesawat dengan kapasitas besar bisa memanfaatkan Bandara Pohuwato. Diharapkan pula rute Pohuwato-Manado, Pohuwato-Palu, serta Pohuwato-Gorontalo bisa tercapai,” harapnya.

Reporter: Hendrik Gani