Dulohupa.id- Anggota DPD RI Rahmiyati Jahja mengevaluasi penyaluran bantuan sosial (bansos) di Kota Gorontalo. Hal itu ia lakukan dalam kunjungan kerjanya di Gorontalo pada Jumat (24/12/21).
“Pada hari ini saya melaksanakan tugas konstitusional reses sesuai dengan surat sekjen yang dikembalikan ke daerah untuk mengambil aspirasi dari masyarakat Provinsi Gorontalo. Dan pada hari ini saya khusus berdiskusi dengan pemerintah daerah kota Gorontalo dalam rangka mengevaluasi bansos khusus untuk kota Gorontalo” ujar Rahmiyati.
Dalam kunjungan kerja kali ini Rahmiyati justru mengungkapkan bahwa masih banyak masyarakat yang sudah mendapatkan buku tabungan tapi saldo rekeningnya masih kosong.
“Ternyata masih banyak di lapangan masyarakat yang sudah memiliki buku tabungan tapi saldo di dalamnya masih kosong. Inilah yang perlu kita komunikasikan dengan pihak Kementerian agar segera dilayani karena kita akan memasuki tahun 2022.” ujar Rahmiyati.
Menanggapi itu, Wakil Wali Kota Gorontalo Ryan Kono menambahkan, bahwa sebanyak 59 KPM belum melakukan pencairan atau pemanfaatan bantuan dengan alasan dana bansos belum masuk ke rekening.
“(Selain itu) belum melakukan pencairan atau pemanfaatan bantuan dengan alasan antara lain dana bansos belum masuk ke rekening, belum menerima buku tabungan, buku tabungan yang sudah hilang atau rusak” ujar Ryan.
Ia pun mengapresiasi kedatangan istri alm David Bobihoe tersebut, terlebih tujuan kedatangan dari Rahmiyati untuk memastikan program Kemensos tepat pada sasarannya.**











