Dulohupa.id-Presiden Jokowi menggelar rapat secara virtual dengan sejumlah kepala daerah di Indonesia pada Senin (17/5) kemarin. Dalam rapat itu, Jokowi menegaskan, agar setiap kepala daerah berhati-hati dan waspada terhadap lonjakan kasus baru covid-19 yang terjadi di daerah, termasuk di Kabupaten Pohuwato.
Kata Jokowi, dirinya khawatir, kondisi Indonesia khususnya di daerah akan bernasib sama dengan beberapa negara tetangga yang sudah melakukan lockdown lebih dini, untuk mengantisipasi penyebaran virus covid-19 yang lebih masif lagi.
“di Negara-negara tetangga sudah melonjak drastis, Malaysia dan Singapura sudah melakukan lockdown, makanya setiap pemerintah daerah harus waspada,” ujar Jokowi saat memberikan arahan dalam rapat virtual tersebut.
Namun, Jokowi juga mengarahkan kepada pemerintah daerah untuk memperhatikan juga dari sisi pertumbuhan ekonomi masyarakat yang ada di daerah, tanpa mengecualikan potensi kasus-kasus covid-19 muncul.
“Urusan covid tetap harus ditekan, jangan hanya melihat satu sisi, ekonomi juga dilihat, dua-duanya harus dijalankan beriringan,” tambahnya.
Menanggapi arahan secara virtual tersebut, Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga, langsung merespon semua arahan presiden Indonesia yang ke-7 itu terkait adanya potensi lonjakan kasus-kasus baru di daerah.
“Penegasan dari presiden ini sudah jelas menjadi perhatian kita di daerah. Semoga covid di Pohuwato bisa ditekan serta pertumbuhan ekonomi bisa meningkat. Olehnya kebersamaan kita sangat diharapkan dalam rangka menekan penularan covid serta pemulihan ekonomi berjalan dengan baik,” ujar Saipul saat dikonfirmasi, Senin (17/5).
Saipul juga menekankan, agar lonjakan kasus baru bisa ditekan, masyarakat diharapkan selalu sadar menerapkan protokol kesehatan; mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker.
“Melalui protkes ini, juga bisa membantu penularan covid-19 di Pohuwato bisa ditekan,” imbuhnya.
*liputan ini untuk program Fellowship Jurnalis Perubahan Perilaku kolaborasi Dewan Pers dan Satgas Covid-19
Reporter: Zulkifli Mangkau











