Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Masyarakat Tidak Perlu Khawatir, Petugas Sensus Dipastikan Bebas Covid 19

Dulohupa.id – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo Herman Fajarwati, meminta masyarakat tidak perlu khawatir  dengan petugas sensis penduduk yang nantinya akan datang kerumah-rumah untuk melakukan pendataan di tengah pandemi covid 19.

Dirinya memastikan seluruh petugas yang akan bertugas dilapangan nanti bebas dari covid-19 pasalnya sebelum bertugas mereka telah melakukan rapid tes.

“Jadi masyarakat tidak perlu khawatir. Para petugas ini juga kami bekali tanda pengenal dan surat tugas. Kalau kaitannya dengan Covid-19, kita sudah proteksi mereka. Sebelum kita nyatakan direkrut sebagai petugas, kita lakukan rapid test terlebih dahulu,” ungkap Herum saat diwawancarai awak media, Rabu (2/09/2020).

lebih kanjut dikatakan Herum,  para petugas pendataan sudah pasti dilengkapi dengan alat pelindung diri berupa masker dan penyanitasi tangan (hand sanitizer). Selain itu, para petugas tersebut juga memang sengaja direkrut berdasarkan lokasi tempat tinggalnya.

“Strateginya, kita menggunakan atau merekrut petugas dari masyarakat setempat, sehingga tidak perlu mobilitas yang lebih, serta mereka sudah dikenal oleh masyarakat. Sehingga kalau petugas ini bertanya-tanya, sudah tidak ada orang curiga lagi, karena sudah saling kenal,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Ia juga membeberkan bahwa ada kurang lebih 893 petugas yang akan dikerahkan dalam sensus penduduk kali ini. Meskipun mengalami pengurangan dari jumlah yang sudah dirancang sejak awal, Ia memastikan dengan jumlah petugas tersebut, semua wilayah di Gorontalo tetap bisa ditangani.

“Ada 893 petugas itu berkurang karena ada refocusing anggaran APBN karena adanya Covid-19. Tadinya 1.700 petugas rancangan awalnya. Namun, insyaallah bisa ter-cover semua wilayah. Memang kita juga lakukan SOP, kita sudah melakukan pemetaan peta seluruh wilayah Provinsi Gorontalo, dari peta itu kita sudah bagi petugas, jadi tidak ada wilayah yang tidak didatangi petugas,” tutupnya. (adv)