Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
PENDIDIKANUNIVERSITAS NEGERI GORONTALO

Eduart Wolok jadi Narasumber dalam Sidang Majelis Senat Akademik PTNBH di Surabaya

×

Eduart Wolok jadi Narasumber dalam Sidang Majelis Senat Akademik PTNBH di Surabaya

Sebarkan artikel ini
Eduart Wolok
Rektor Universitas Negeri Gorontalo, Prof Eduart Wolok jadi Narasumber di sidang paripurna Majelis Senat Akademik Perguruan Tinggi Badan Hukum (PTNBH) di Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Foto: Humas UNG

Surabaya – Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Prof. Dr. Eduart Wolok menjadi salah satu narasumber di sidang Paripurna yang digelar Majelis Senat Akademik Perguruan Tinggi Badan Hukum (PTNBH) di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Jumat (20/6/2025).

Adapun tema sidang paripurna Majelis Senat Akademik PTNBH tersebut tentang ”Mengkaji Ulang Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru untuk Sinkronisasi dengan Sistem Pendidikan Dasar dan Menengah.”

Kehadiran Prof Eduart juga selaku Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) tahun 2025.

Dalam diskusi tersebut Eduart memaparkan Sinkronisasi Sistem Pendidikan Dasar dan Menengah dengan Sistem Pendidikan Tinggi.

Prof Eduart menekankan pentingnya keberlanjutan pendidikan dari pendiidikan dasar, menengah hingga pendidikan tinggi. Dari sini perlu meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat dasar dan menengah sebagai input pendidikan tinggi. Selain itu, diperlukan perbaikan sistem rekrutmen yang transparan dan akuntabel menjadi sebuah keharusan.

Ia menyebut bahwa kualitas pendidikan tinggi sangat dipengaruhi oleh kualitas input dari jenjang sebelumnya. Oleh karena itu, perlu dilakukan perbaikan menyeluruh pada sistem pendidikan dasar dan menengah, termasuk penguatan kurikulum, peningkatan kualitas guru, serta pengembangan literasi dan numerasi peserta didik.

Menurutnya, sistem penerimaan mahasiswa tidak boleh berdiri sendiri, namun harus sejalan dengan tujuan pendidikan nasional dan perkembangan zaman.

“Kita tidak bisa terus-menerus menambal sistem yang ada. Harus ada keberanian untuk mendesain ulang sistem penerimaan mahasiswa baru agar sejalan dengan transformasi pendidikan nasional secara menyeluruh,” tegasnya.

Selain Rektor UNG, nara sumber lainnya, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Dr. Fauzan; Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Atip Latipulhayat, Ph.D; Rektor Unesa Prof. Dr. Nurhasan; Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Gogot Suharwoto, Ph.D; Ketua Senat Akademik ITB Prof. Edy Tri Baskoro, Ph.D; dan Ketua Senat Akademik ITS Prof. Dr. Syafsir Akhlus.

Redaksi