Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
PEMPROV GORONTALO

Dukcapil-PMD Provinsi Kolaborasi dengan Dukcapil Kota dan Bone Bolango Sosialisasi dan Aktivasi IKD di UNG

×

Dukcapil-PMD Provinsi Kolaborasi dengan Dukcapil Kota dan Bone Bolango Sosialisasi dan Aktivasi IKD di UNG

Sebarkan artikel ini
Sosialisasi IKD
Suasana sosilisasi dan aktivasi IKD yang digelar Dukcapil di Universitas Negeri Gorontalo. Foto/ist

Gorontalo – Dalam rangka optimlisasi layanan administrasi kependudukan, Dinas Kependudukan, Catatan Sipil serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dukcapil-PMD) Provinsi Gorontalo berkolaborasi dengan Dinas Dukcapil Kota Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango melaksanakan Sosialisasi dan Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Selasa (16/9/2025) bertempat di Gedung Cakrawala FEB dan Gedung Pancasila. Kegiatan tersebut diikuti oleh civitas akademika baik dosen, staf pegawai dan mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo.

Kepala Dinas Dukcapil-PMD Provinsi Gorontalo Reflin Buata, SE, M.Ec.Dev menjelaskan bahwa Identitas Kependudukan Digital (IKD) merupakan sebuah apliaksi yang dikembangkan dan dibangun oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri sebagai upaya memberikan kemudahan dan efektifitas dalam hal pelayanan terhadap administrasi kependudukan.

“Di dalam aplikasi ini memuat berbagai macam dokumen kependudukan baik itu Biodata, Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA) serta dokumen kependudukan lainnya,” ujar Reflin.

Kemudian setiap dokumen kependudukan yang ada di dalamnya sudah dibekali dengan qr-code sebagai mekanisme verifikasi dan validasi untuk aktivasi akun IKD. Proses ini memastikan data pengguna tidak disalahgunakan dan akun aktif pada perangkat yang sah. Selain itu, kode QR di menu KTP Digital pada aplikasi IKD dapat digunakan untuk berbagi data diri secara cepat dan aman kepada pihak lain, dengan kode yang terus berubah setiap 90 detik untuk meningkatkan keamanan.

Kadis Reflin menjelaskan, selanjutnya melalui aplikasi ini juga sudah dapat melakukan pengurusan 9 jenis layanan adaministrasi kependudukan secara online yakni Permohonan Cetak Kartu Keluarga, Permohonan Cetak Biodata, Perubahan Golongan Darah, Perubahan Pendidikan, Surat Keterangan Pindah, Pisah/Pecah Kartu Keluarga, Akta Kelahiran Anak belum memiliki NIK, Akta Kelahiran telah mimiliki NIK serta Akta Kematian.

Pada kesempatan itu pula Kepala Dinas Dukcapil Kota Gorontalo Yusriyanto Kadir, SE, M.EC.Dev menyampaikan bahwa Sosialisasi dan Aktivasi IKD ini bertujuan untuk mempercepat modernisasi dan digitalisasi administrasi kependudukan, meningkatkan efisiensi dan keamanan akses data bagi mahasiswa, serta mendorong generasi muda untuk memanfaatkan teknologi digital untuk berbagai layanan publik.

“Kegiatan ini memperkenalkan mahasiswa pada konsep administrasi kependudukan digital, mendorong mereka untuk berpartisipasi dalam program pemerintah dan menjadi bagian dari transformasi digital,” kata Yusriyanto.

Secara terpisah Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Bone Bolango Oktavianus Rahman, M.Pd, M.Si mengungkapkan bahwa saat ini sedang marak penipuan melalui panggilan telepon, maupun pesan whatsapp.

“Untuk itu kami menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak melayani oknum-oknum yang mengatasnamakan petugas dari Dinas Dukcapil terkait aktivasi IKD,” tegas Oktavianus.

Dukcapil tidak pernah meminta data pribadi, kode OTP, maupun melakukan aktivasi IKD melalui telepon atau WhatsApp. Aktivasi IKD hanya dapat dilakukan secara langsung melalui aplikasi resmi Identitas Kependudukan Digital dengan pendampingan petugas Dukcapil.

Jangan melayani dan memberikan respon apapun terhadap nomor telepon atau WhatsApp yang mengatasnamakan Dukcapil terkait aktivasi IKD. Jika menerima pesan atau panggilan mencurigakan, segera abaikan dan laporkan ke petugas Dukcapil terdekat, mari bersama-sama waspada dan berhati-hati agar tidak menjadi korban penipuan.