Dulohupa.id – Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil, serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Disdukcapil-PMD) Provinsi Gorontalo terus memberikan kemudahan dalam hal pelayanan kepengurusan dokumen Administrasi Kependudukan bagi masyarakat.
Salah satunya melalui layanan jemput bola di sekolah untuk melakukan perekaman KTP dan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) kepada para siswa.
Kali ini SMA Negeri 1 Tapa di Kabupaten Bone Bolango menjadi tempat kunjungan Disdukcapil-PMD Provinsi Gorontalo bekerjasama dengan dinas Dukcapil Bone Bolango, Selasa (06/5/2025). Pelayanan itu dipantau langsung kepala Dinas Dukcapil-PMD, Reflin Buata.
Perekaman KTP-el dan aktivasi IKD mendapat antusias dari siswa maupun guru di SMA Negeri 1 Tapa. Pelajar yang berusia 16 tahun dilakukan perekaman biometrik yang terdiri dari sidik jari, foto, kornea mata, dan perekaman tanda tangan. Sementara untuk aktivasi IKD bagi siswa yang sudah memiliki KTP.
Kadis Dukcapil-PMD melalui fungsional ahli muda Administrator Database, Odi Prawira Husain menjelaskan, siswa diberikan 3 pelayanan yakni perekaman KTP, aktivasi IKD dan pengisian survey kepuasan masyarakat.
“Tercatat 149 siswa yang dilayani tadi. Alhamdulillah pelayanan ini disambut antusias,” ujar Odi.
Ia berharap, dengan berbagai upaya yang dilakukan dapat mempercepat tercapainya target cakupan kepemilikan dokumen kependudukan 100 persen bagi penduduk. Adanya perekaman data sejak dini juga diharapkan dapat mengubah pola berpikir pelajar tentang pengurusan administrasi kependudukan yang semula dianggap sulit, menjadi cepat, mudah dan gratis.
“Pak Kadis telah menekankan bahwa kita akan terus lakukan jemput bola layanan seperti ini baik di sekolah ataupun di lingkungan warga. Sehingga, capaian 100 persen kelengkapan adminduk di Gorontalo tercapai,” ungkapnya.
Odi menyampaikan selain untuk perekaman KTP Elektronik, agenda ini sekaligus untuk aktivasi IKD yang dapat dilakukan bukan hanya para siswa usia wajib KTP, tetapi juga jajaran guru dan Kepala Sekolah.
IKD sangat penting digunakan karena administrasi kependudukan bisa diakses melalui digital dan bisa digunakan untuk akses pelayanan publik.
Ia menambahkan harapannya dengan layanan jemput bola perekaman KTP ini menjadi salah satu fasilitas kemudahan yang dihadirkan Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama Kabupaten/Kota. Mengingat para siswa SMA/SMK/sederajat memiliki jadwal kegiatan belajar, sehingga dirasa sulit untuk bisa hadir secara mandiri ke kantor Disdukcapil.
“Kita akan lakukan lagi di sekolah lainnya, bukan sampai disini. Bahkan di kampus maupun instansi dan lembaga manapun kita bisa datang untuk memberikan pelayanan. Semoga ini bisa memudahkan masyarakat,” pungkas Odi Prawira.
Reporter: Enda












