Dulohupa.id – Kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk di kawasan Perumahan Awara Karya, di Kelurahan Liluwo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo pada Senin (15/6/2026), menyisakan duka mendalam bagi para korban.
Selain menghanguskan satu unit rumah warga, kobaran api juga merembet ke sebuah kos-kosan yang berada tepat di dekat lokasi kejadian.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.00 wita lebih itu membuat sejumlah penghuni kos kehilangan tempat tinggal dan barang-barang berharga mereka. Api yang dengan cepat membesar menyebabkan banyak barang tidak sempat diselamatkan.
Salah satu korban terdampak adalah Rahmawati Yunus, mahasiswi semester akhir di Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Nahas, saat kebakaran terjadi, Rahmawati diketahui sedang berada di kampus untuk mengurus berbagai persyaratan dan berkas menjelang wisuda.
Saat menerima insiden, Rahmawati langsung menuju lokasi. Namun setibanya di tempat kejadian, bangunan kos yang ditempatinya sudah hangus dilalap api.
“Laptop saya ikut terbakar. Semua file skripsi, dokumen kuliah, data penelitian, dan berkas-berkas penting lainnya yang tersimpan di dalamnya hilang. Berkas untuk keperluan wisuda juga ikut terbakar,” ujar Rahmawati dengan nada sedih.
Tidak hanya kehilangan perangkat elektronik dan dokumen akademik, seluruh barang pribadi miliknya yang berada di dalam kamar kos juga ludes dilahap si jago merah. Akibat kejadian tersebut, Rahmawati kini hanya menyisakan pakaian yang dikenakannya saat berada di kampus.
Warga sekitar bersama petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan kobaran api agar tidak menjalar ke bangunan lain di kawasan yang dikenal padat penduduk tersebut. Setelah berjibaku selama beberapa waktu, petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan api.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut meninggalkan kerugian material yang cukup besar bagi para korban terdampak. Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Bagi Rahmawati, musibah ini menjadi cobaan berat di tengah perjuangannya menyelesaikan pendidikan. Di saat mahasiswa lain tengah mempersiapkan diri menuju wisuda, ia justru harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan laptop, dokumen akademik, serta hasil kerja keras yang selama ini dikumpulkannya untuk menyelesaikan studi.
Hingga saat ini belum diketahui pasti apa penyebab kebakaran tersebut.
Reporter: Yayan











