Dulohupa.id – Wakil Bupati Boalemo membuka Rapat Evaluasi Kinerja Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit drg. Clara Gobel (RSCG), Rabu (6/5), di Aula RSCG.
Dalam rapat tersebut, Wakil Bupati menekankan pentingnya optimalisasi aset rumah sakit serta percepatan penerapan sistem pembayaran non tunai guna memperkuat kemandirian keuangan BLUD.
Ia menyampaikan bahwa seluruh potensi yang dimiliki rumah sakit harus dikelola secara produktif agar mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menambah pendapatan institusi. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pemanfaatan fasilitas pendukung rumah sakit yang dinilai memiliki potensi ekonomi jika dikelola secara profesional.
“Setiap potensi yang dimiliki rumah sakit harus bisa dimaksimalkan. Namun pelaksanaannya harus dilakukan secara bertahap dan diawali dengan sosialisasi kepada masyarakat agar kebijakan yang diambil dapat dipahami dan didukung bersama,” ujar Wakil Bupati.
Selain itu, Wakil Bupati juga menyoroti rencana penataan akses di kawasan rumah sakit, termasuk pemanfaatan jalur lingkar belakang RSCG. Ia meminta agar hal tersebut segera dikoordinasikan dengan pemerintah desa setempat agar tetap memperhatikan kepentingan masyarakat sekitar.
Di sisi lain, manajemen BLUD RSCG didorong untuk memaksimalkan penggunaan aplikasi Dompet Clara melalui seluruh kanal pembayaran non tunai yang tersedia. Langkah ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi pelayanan serta mempercepat proses transaksi.
“Digitalisasi transaksi harus dimanfaatkan secara maksimal. Semua channel pembayaran yang tersedia harus dioptimalkan agar pelayanan lebih cepat, transparan, dan efisien,” tegasnya.
Wakil Bupati berharap jajaran manajemen BLUD RSCG terus berinovasi dan adaptif terhadap perkembangan teknologi guna meningkatkan kualitas pelayanan serta memperkuat kemandirian keuangan rumah sakit.
Reporter Mat











