Dulohupa.id- Capaian vaksinasi Covid-19 terhadap warga lanjut usia (lansia) di Kota Gorontalo terbilang rendah. Hal itu karena ada lebih dari 50 persen warga yang berisiko jika divaksin.
Padahal, pemerintah setempat telah menargetkan untuk capaian vaksinasi di wilayah tersebut, pada Oktober 2021 mencapai 85 persen.
Wali Kota Gorontalo, Marten Taha pun menjelaskan, bahwa pihaknya memang tak ingin mengambil risiko untuk memaksakan vaksinasi. Sebab kata dia, rata-rata lansia itu memiliki penyakit bawaan, tekanan darah tinggi, serta alergi.
“Kami pun tidak bisa terlalu memaksakan masyarakat yang berusia lanjut untuk di vaksin, terlebih lansia tersebut memang ada penyakit bawaan, tentu ini tidak bisa paksakan” tutur Marten pada dulohupa.id, Jumat (27/8/2021).
Meski begitu ia berharap, agar program vaksinasi di wilayah Kota Gorontalo, segera rampung. Hal itu agar segala sektor usaha bisa kembali pulih. Seperti instansi pelayanan publik, sekolah, dan restoran.
“Kami berharap program vaksinasi ini bisa segera rampung, agar segala sektor bisa kembali normal, seperti instansi-instansi pelayanan public dan sekolah-sekolah pun bisa segera di buka” lanjutnya.
Data dinas kesehatan setempat, saat ini capaian vaksinasi di Kota Gorontalo baru mencapai 40 persen. Angka ini adalah angka tertinggi dari seluruh kabupaten di Gorontalo.











