Scroll Untuk Lanjut Membaca
INFO COVID-19PEMPROV GORONTALO

Pemerintah Gorontalo Ingatkan Masyarakat Akan Mutasi Baru Virus Corona

×

Pemerintah Gorontalo Ingatkan Masyarakat Akan Mutasi Baru Virus Corona

Sebarkan artikel ini

Dulohupa.id-Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Gorontalo, Yana Yanti Suleman meminta masyarakat untuk mewaspadai mutasi baru virus corona penyebab Covid-19. Sebab sejauh ini, mutasi virus tersebut telah bertransmisi di beberapa daerah. 

Karena itu ia mengingatkan masyarakat, untuk tetap menjalankan protokol kesehatan, agar dapat terhindar dari penularan Covid-19. 

“Saat ini virus tersebut sudah bisa bermutasi dengan sendirinya. Karena mutasi tersebut sudah ada di Jawa, dan kemungkinan besar bisa menyebar ke berbagai provinsi termasuk Gorontalo,” kata Yana dalam konferensi pers, Senin (20/6).

Kadis Kesehatan Provinsi itu menegaskan, bahwa mutasi virus corona terbagi beberapa macam dan jenis, di antaranya ada jenis alfa, beta, gamma, dan delta. 

“Jenis Delta ini yang kemudian harus kita waspadai karena dia cepat menular dan dapat membuat atau pun mengakibatkan kematian yang lebih besar daripada varian yang lainnya,” tegas Yana.

Untuk menghindari jenis atau varian baru tersebut, ia mengingatkan kepada seluruh masyarakat Provinsi Gorontalo, agar tidak lengah dan abai terhadap protokol kesehatan, serta menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, dan melakukan vaksinasi.

Apalagi kata dia, baru-baru ini lonjakan kasus positif di salah satu kabupaten sangat tinggi, sebanyak 64 kasus positif baru dari hasil uji swab test terhadap 274 orang yang dilakukan oleh Dinkes Provinsi, dengan metode tes, tracking, dan treat (3T).

“Dari 64 orang yang terdeteksi atau terkonfirmasi, sebanyak 11 orang diisolasi di Hotel Eljie, sebanyak 15 orang sedang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Hasri Ainun Habibie, karena masih bergejala. Sisanya isolasi di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP), yang terletak di Kabupaten Bone Bolango,” jelasnya.

Yana melanjutkan, tingginya lonjakan kasus terbaru itu, pihaknya selaku satgas Provinsi Gorontalo, sudah mengambil langkah percepatan dalam hal penanganan kasus tersebut sudah langsung kami isolasi. sudah menyiapkan obat-obatan dan logistik yang dibutuhkan, dan tenaga kesehatan (Nakes).

“Jadi tenaga (nakes) kami kerja sama antara Dikes Provinsi Gorontalo, dengan Dikes Kabupaten Bone Bolango, dalam menangani lonjakan kasus tersebut, dan harapannya juga masyarakat agar tidak lengah dan selalu menerapkan protokol kesehatan,” tambahnya.

Reporter: Zulkifli Mangkau