Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Wisata Bahari di Pohuwato Diusulkan Masuk dalam Perencanaan Geopark Gorontalo

Dulohupa.id – Wisata bahari di Pohuwato berpeluang menjadi daya tarik tersendiri dalam perencanaan Geopark Gorontalo. Ditambah lagi, potensi itu dapat menunjang pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut. Seperti yang dikatakan Wakil Bupati Pohuwato, Amin Haras, saat mengikuti kegiatan Webinar dengan tema “Pariwisata Berkelanjutan dan Geopark Gorontalo”, yang juga diikuti oleh Pemerintah Provinsi, Bappenas, Pemerintah Kabupaten dam Kota se-Gorontalo, serta Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Rabu, (5/8/2020)

“Mengenai pembahasan Geopark Gorontalo, khususnya di Pohuwato, ialah wisata bahari yang banyak potensi. Namun, butuh perhatian khusus untuk bisa dikembangkan ke depannya,” ujar Wakil Bupati Pohuwato, Amin Haras, saat mengikuti Webinar pada hari Rabu (5/8/2020) kemarin.

Wisata bahari di Pohuwato, kata Amin adalah potensi yang sangat baik di daerah Pohuwato. Hanya memang, dalam membangun destinasi wisata tentu dibutuhkan persiapan infrastruktur untuk menopangnya, kemudian memperluas promosinya.

“Kadang kala kita sudah melakukan promosi, tapi belum siap dengan sarana dan pra sarana pendukung, serta penunjang, termasuk sarana industri pariwisata kita”jelasnya.

Amin Haras juga menyebutkan, potensi wisata bahari yang ada di Pohuwato misalnya destinasi Pulau Lahe cukup menjanjikan. Karena di sekitar wilayah pulau itu ada terumbu karang yang bagus untuk dilakukan aktivitas diving.

“Bahkan pak bupati sebagai diver sudah menemukan beberapa spot yang perlu dikembangkan. Nah, ini tentu butuh perhatian, disamping itu juga daerah kita berdekatan dengan Pulau Togean yang sering dikunjungi oleh wisatawan dari mancanegara,” ujar Amin.

Amin Juga menambahkan, ketika pulau lahe dikembangkan maka perlu persiapan-persiapan terhadap berbagai sektor pendukung, seperti disediakannya hotel, restoran yang menyediakan makanan-makanan yang sehat bagi para wisatawan, dan home stay.

“Ada satu lagi wisata bahari yang memilik potensi, yakni wisata Torosiaje, sebuah perkampungan Suku Bajo, memiliki daya tarik tersendiri dari hal budaya lokal dan tradisi,” tutupnya. **(rtr/1)